Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self efficacy dan locus of control terhadap kinerja karyawan pada PDAM Kota Gorontalo. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 108 orang yang terdiri atas 108 karyawan. Jenis data dalam penelitian ini yakni primer. Teknik pengumpulan data dengan cara melakukan penyebaran angket. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Self Efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Gorontalo. Makna dari koefisien positif menunjukkan bahwa semakin tinggi keyakinan seorang karyawan terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas atau mengatasi tantangan pekerjaan, maka semakin baik pula kinerja karyawan. (2) Locus of Control berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Gorontalo. Makna dari koefisien positif menunjukkan bahwa semakin kuat keyakinan karyawan bahwa hasil pekerjaannya dipengaruhi oleh tindakan dan usahanya sendiri, maka semakin baik pula kinerja karyawan. (3) Self Efficacy dan Locus of Control secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Gorontalo dengan koefisien determinasi sebesar 65,40%. Hasil ini bermakna bahwa apabila Self Efficacy dan Locus of Control semakin baik maka akan memberikan manfaat positif dalam peningkatan kinerja karyawan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Gorontalo. Sisanya sebesar 34,60% dapat dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti faktor motivasi kerja, kepemimpinan atasan, budaya organisasi, kompetensi atau keahlian karyawan, sistem penghargaan dan kompensasi, lingkungan kerja, komunikasi organisasi, pengembangan karier, tingkat kesejahteraan, beban kerja, dan kepuasan kerja. Kata Kunci: PDAM; Kinerja; Self Efficacy; Locus of Control