Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep serta penyebutan kata yang memiliki makna ibu dalam Al-Qur'an melalui pendekatan tafsir tematik. Pendekatan tafsir tematik memiliki keunggulan dalam menjelaskan istilah dan wacana yang terdapat dalam Al-Qur'an secara mendalam dan menyeluruh. Orang tua merupakan bagian dari keluarga yang terdiri atas ayah (suami) dan ibu (istri). Mereka terbentuk melalui ikatan sakral yang umum disebut pernikahan. Keduanya memiliki peran penting, terutama ibu (istri), karena pada umumnya ibu memiliki otoritas lebih besar dalam membentuk rumah tangga yang harmonis (sakinah). Peran ibu sebagai perempuan mencakup tiga aspek utama: mengandung anak lalu melahirkan, menyusui, serta merawat dan mendidik anak. Dalam Al-Qur'an, peran ibu sangat dihargai, khususnya dalam hal pengasuhan anak. Ibu tidak hanya memberikan kasih sayang tetapi juga mendidik anak dengan nilai-nilai Islam. Masalah yang penting untuk dibahas adalah bagaimana peran ibu dalam mendidik anak perspektif Al-Qur’an dalam surah Luqman (31:14). Ayat-ayat dalam Al-Qur'an mengajarkan pentingnya pengasuhan yang penuh dengan kasih sayang dan perhatian, yang menjadi fondasi bagi perkembangan karakter anak yang baik. Sebagai contoh, dalam surah Luqman (31:14), Allah SWT mengingatkan tentang kewajiban seorang ibu yang dengan penuh perjuangan melahirkan dan merawat anaknya. Ini menggambarkan betapa besar pengorbanan ibu dalam mendidik anak dan membentuk karakter mereka. Selain itu, dalam Al-Qur’an juga terdapat banyak ayat yang menunjukkan tentang nilai-nilai penting seperti ketaqwaan, kejujuran, kesabaran, dan kasih sayang yang seharusnya ditanamkan oleh ibu sejak dini kepada anak-anaknya.