Mukri (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung), Moh.
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN LAYANAN M-BANKING MELALUI PENDEKATAN TELEMARKETING DI BSI KCP TELUK BETUNG DALAM KONTEKS EKONOMI SYARIAH Susanto (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung), Is; Mukri (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung), Moh.; (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung), Faisal; (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung), Ridwansyah
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 7, No 1 (2024): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v7i1.2509

Abstract

Pendekatan telemarketing adalah metode pemasaran yang menggunakan panggilan telepon untuk mempromosikan produk atau layanan kepada calon pelanggan. Dalam pendekatan ini, telemarketer memiliki peran kunci dalam menghubungi pelanggan dan menyampaikan pesan-pesan pemasaran dengan menggunakan keterampilan komunikasi yang efektif serta pengetahuan tentang produk atau layanan. Salah satu inisiatif yang diambil oleh BSI KCP Bandar Lampung Teluk Betung adalah memperkenalkan layanan M-banking kepada nasabahnya melalui pendekatan telemarketing. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan layanan m-banking melalui pendekatan telemarketing, serta menelaahnya dari konteks ekonomi syariah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan populasi penelitian meliputi seluruh karyawan BSI KCP Bandar Lampung Teluk Betung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan telemarketing ini didasarkan pada teori manajemen strategi, dengan tahapan perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Kendala yang dihadapi mencakup nomor telepon yang tidak aktif dan nasabah yang tidak merespons. Meskipun demikian, pendekatan telemarketing terbukti cukup efektif, dengan 59,8% dari 1000 nasabah berhasil dihubungi dan melakukan aktivasi m-banking. Menurut perspektif ekonomi syariah, pendekatan ini didasarkan pada akad tabarru' dan mematuhi prinsip syariah, tanpa mengandung unsur riba, gharar, atau maysir.