Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pencegahan Aspirasi pada Pasien Stroke Non Hemoragik dengan Masalah Gangguan Menelan di RSI Purwokerto Halimah, Kharisma Nur; Siwi, Adiratna Sekar; Budi S, Martyarini
Journal of Management Nursing Vol. 2 No. 3 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v2i3.107

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan suatu keadaan dimana ditemukan tanda-tanda klinis yang berkembang cepat berupa defisit neurologik fokal dan global, yang mengakibatkan memberat dan berlangsung selama 24 jam atau lebih atau dapat berdampak kematian, tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vascular. Penyakit stroke memberikan dampak yang sangat merugikan bagi dirinya sendiri, dampak stroke yang paling umum terjadi yaitu antara lain kelumpuhan anggota gerak, kelumpuhan syaraf wajah atau face drooping, gangguan penglihatan, gangguan menelan, gangguan sensasi raba, dan gangguan bicara. Salah satu dampak dari stroke tersebut yaitu gangguan menelan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Asuhan Keperawatan Pada Pasien dengan Gangguan Menelan dengan Stroke Non Hemoragik. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbentuk studi kasus. Asuhan keperawatan diberikan kepada Ny.T selama 3 hari. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil: Hasil pengkajian FAST meliputi face droping (F), pasien terlihat pelo dan lidah jatuh ke kiri, Arm (A), mengalami kelumpuhan anggota gerak sebelah kiri. Speech difficulti (S) pasien berbicara pelo dan afasia, Time (T) pasien datang dengan diantar oleh keluarganya. Implementasi keperawatan berfokus pada pencegahan aspiasi, Hasil evaluasi keperawatan pasien dengan gangguan menelan teratasi sebagian. Kesimpulan: Pencegahan aspirasi dapat menurunkan resiko terjadinya komplikasi pada pasien sroke dengan gangguan menelan.
Manajemen Perioperatif pada Tindakan Eksisi Tumor Mammae dengan Anestesi Umum : Studi Kasus Candrasari, Yuniani; Fransisco Putra Tjiku, Mario; Putri Dwi Minantry; Novitasari, Dwi; Budi S, Martyarini
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mammary tumor is an abnormal growth in breast tissue that can be classified as either benign or malignant. Early detection and appropriate treatment are crucial to prevent complications and ensure optimal patient outcomes. This case study describes the perioperative management of a 44-year-old female patient diagnosed with left mammary tumor (tumor mammae sinistra), who underwent excision surgery. The research method applied was a descriptive observational design with a case study approach. Data were collected from medical records, physical examination, laboratory findings, imaging results, and continuous monitoring of vital signs during the preoperative, intraoperative, and postoperative periods. The findings showed that a comprehensive approach, including thorough preoperative assessment, careful anesthetic induction, precise surgical excision, and intensive postoperative monitoring, resulted in stable hemodynamic status and reduced the risk of perioperative complications. The patient demonstrated a favorable recovery with no recurrence observed in the short-term follow-up. In conclusion, comprehensive perioperative management in excision of a mammary tumor provides a positive prognosis and underscores the importance of multidisciplinary collaboration between surgical and anesthesia teams. Moreover, this case highlights the potential benefits of adopting similar protocols for patients undergoing mammary tumor surgery