Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN MADU TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RUNDENG KOTA SUBULUSSALAM TAHUN 2023 Nova Prihartini
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5001

Abstract

Diare merupakan masalah endemis di Indonesia yang berpotensi menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) dan sering kali mengakibatkan kematian. Meski diare masih menjadi tantangan kesehatan global, dengan angka kematian dan angka kesakitan yang tinggi, cara mengatasi penyakit ini tidak hanya melalui obat-obatan, tetapi juga dengan terapi pendukung seperti penggunaan madu. Madu dikenal memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, dan antioksidan. Manfaat madu dalam meredakan diare terkait dengan sifat antibakterinya serta kemampuannya sebagai sumber nutrisi yang mudah dicerna. Selain itu, madu juga membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi madu terhadap frekuensi diare pada anak balita di wilayah kerja puskesmas rundeng. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimental dengan desain One Group Pretest Posttest. Hipotesis dari penelitian ini adalah bahwa madu memiliki dampak terhadap frekuensi buang air besar (BAB) serta karakteristik tinja pada anak balita yang mengalami diare akut. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan dalam frekuensi BAB dan konsistensi tinja sebelum dan setelah pemberian madu (nilai p = 0,001). Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa madu berpengaruh terhadap frekuensi BAB dan konsistensi tinja pada anak balita yang menderita diare akut. 
PENGARUH PEMBERIAN MADU TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RUNDENG KOTA SUBULUSSALAM TAHUN 2023 Nova Prihartini
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5001

Abstract

Diare merupakan masalah endemis di Indonesia yang berpotensi menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) dan sering kali mengakibatkan kematian. Meski diare masih menjadi tantangan kesehatan global, dengan angka kematian dan angka kesakitan yang tinggi, cara mengatasi penyakit ini tidak hanya melalui obat-obatan, tetapi juga dengan terapi pendukung seperti penggunaan madu. Madu dikenal memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, dan antioksidan. Manfaat madu dalam meredakan diare terkait dengan sifat antibakterinya serta kemampuannya sebagai sumber nutrisi yang mudah dicerna. Selain itu, madu juga membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi madu terhadap frekuensi diare pada anak balita di wilayah kerja puskesmas rundeng. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimental dengan desain One Group Pretest Posttest. Hipotesis dari penelitian ini adalah bahwa madu memiliki dampak terhadap frekuensi buang air besar (BAB) serta karakteristik tinja pada anak balita yang mengalami diare akut. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan dalam frekuensi BAB dan konsistensi tinja sebelum dan setelah pemberian madu (nilai p = 0,001). Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa madu berpengaruh terhadap frekuensi BAB dan konsistensi tinja pada anak balita yang menderita diare akut.