Diva Ardinova
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keamanan Jalur Maritim Strategis: Analisis Perbandingan Strategi Pengelolaan Terusan Suez dan Terusan Panama dalam Perspektif Keamanan Non-Tradisional dan Kompleks Interdependensi Sheila Bulan Mustikasari; Ganda Hutama, M Rizky; Diva Ardinova
TRANSBORDERS: International Relations Journal Vol. 8 No. 2 (2025): TransBorders: International Relations Journal
Publisher : Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/transborders.v8i2.32297

Abstract

Terusan Suez di Mesir dan Terusan Panama di Panama merupakan dua chokepoint maritim paling strategis di dunia, menghubungkan jalur perdagangan lintas benua dan menopang stabilitas ekonomi global. Penelitian ini menganalisis strategi keamanan kedua kanal dengan menggunakan kerangka Teori Keamanan Non-Tradisional (NTS) dan Teori Kompleks Interdependensi. NTS digunakan untuk mengidentifikasi ancaman multidimensi seperti perubahan iklim, kejahatan lintas negara, dan instabilitas geopolitik, sedangkan Kompleks Interdependensi digunakan untuk menjelaskan bagaimana gangguan di satu kanal dapat menimbulkan efek domino dalam sistem perdagangan global yang saling bergantung. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif berbasis studi literatur, data sekunder, dan laporan institusi resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mesir menerapkan pendekatan militeristik–sentralistik dengan fokus pada pengamanan fisik dan kapasitas kanal, sedangkan Panama mengadopsi pendekatan sipil–institusional dengan penekanan pada adaptasi lingkungan dan digitalisasi navigasi. Keduanya memiliki keunggulan dan kelemahan yang berbeda: Suez unggul dalam respons terhadap ancaman geopolitik, tetapi kurang adaptif terhadap risiko iklim; Panama unggul dalam mitigasi iklim dan efisiensi operasional, namun lebih rentan terhadap tekanan politik global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keamanan kedua kanal merupakan kepentingan kolektif internasional dan memerlukan kolaborasi lintas negara, integrasi mitigasi iklim, serta diversifikasi rute perdagangan untuk menjaga stabilitas maritim global.