Wayan Parwata, I
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengaruh Tata Letak dan Wujud Arsitektur Bangunan Fasilitas Pariwisata Terhadap Genius Loci di Kawasan Pesisir Pantai Kelapa Lima Kota Kupang Kristy Atmasari Ratuanak, Dian; Wayan Runa, I; Wayan Parwata, I
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.49659

Abstract

Pesatnya pembangunan fasilitas pariwisata di kawasan pesisir Pantai Kelapa Lima, Kota Kupang, memberikan dampak signifikan terhadap perubahan lanskap fisik, sosial, dan budaya kawasan tersebut. Di tengah upaya peningkatan ekonomi dan daya tarik wisata, muncul kekhawatiran atas tergerusnya identitas lokal yang tercermin dalam konsep genius loci. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tata letak dan wujud arsitektur bangunan pariwisata terhadap genius loci, yang ditinjau melalui aspek meaning of place, identity of place, dan history of place. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode analisis tematik, fenomenologis, dan triangulasi data. Data diperoleh dari observasi lapangan, wawancara mendalam semi-terstruktur, serta penyebaran kuesioner kepada masyarakat sebagai bentuk validasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan fasilitas pariwisata telah mengubah karakter spasial dan visual kawasan, yang berdampak pada pelemahan ikatan emosional masyarakat terhadap ruang. Kawasan mengalami transformasi genius loci, bukan kehilangan total. Spirit tempat berubah akibat tekanan pesatnya pembangunan ekonomi dan lemahnya regulasi desain. Penelitian ini juga merumuskan strategi ilmiah yang kontekstual dan partisipatif untuk mempertahankan serta memperkuat genius loci melalui pendekatan desain berbasis budaya lokal. Strategi pelestarian yang dirumuskan berdasarkan temuan lapangan mendapatkan tingkat penerimaan tinggi dari masyarakat. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi antara pendekatan arsitektur kontekstual dan pelibatan komunitas dalam merancang fasilitas pariwisata berkelanjutan yang tetap menjaga keberlangsungan identitas lokal.