Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rancang Bangun Alat Hipo-Hipertermia Blanket Menggunakan Peltier Berbasis Arduino Uno Mirah, I Gusti Ayu
Bali International Scientific Forum Vol. 5 No. 1 (2024): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v5i1.426

Abstract

Latar belakang: Di Indonesia jumlah kasus demam tifoid terdapat 800 penderita per 100.000 penduduk setiap tahunnya. Kejadian menggigil pada ibu postpartum dengan sectio caesarea yang menggunakan anestesi spinal mencapai 39-85%. Untuk mencegah terjadinya kasus tersebut maka dilakukan pemberian blanket yang dapat memberikan suhu yang tepat untuk pasien. Tujuan: Tujuan penelitian ini yaitu merancang alat Hipo-Hipertermia Blanket menggunakan peltier sebagai komponen pemanas dan pendingin air berbasiskan Arduino UNO dengan tampilan LCD serta penggunaan sensor suhu DS18B20 untuk mendeteksi suhu air dan pasien. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observative-eksperimental. Dimana penelitian observatif yaitu melakukan analisis hanya sampai taraf deskripsi seperti menganalisis dan menyajikan data secara sistematik sehingga dihasilkan data yang lebih mudah dipahami dan disimpulkan Hasil: Hasil dari penelitian ini sebagai berikut: hasil nilai rata – rata persentase kesalahan secara berurutan yaitu 0,77% dan 0,35%. Waktu yang diperlukan dalam proses pemanasan untuk sensor suhu DS18B20 (sensor pasien) yang diletakkan pada blanket mencapai suhu normal (36°C) pada suhu ruangan tanpa air conditioner dan yang menggunakan yaitu secara berurutan 0,39°C per menit dan 0,16°C per menit. Sedangkan pada proses pendinginan dengan cara yang sama pada suhu ruangan tanpa air conditioner dan yang yaitu secara berurutan yaitu 0,31°C per menit dan 0,36°C per menit. Kesimpulan: Penelitian ini menghasilkan Alat Hipo-Hipertermia Blanket Menggunakan Peltier Berbasis Arduino UNO yang dapat berfungsi dengan baik, dimana alat ini efektif untuk menurunkan suhu tubuh pasien yang mengalami hipertermia dan untuk menaikkan suhu tubuh pasien yang mengalami hipotermia.