Sistem informasi yang dirancang sebelum digunakan secara formal harus melewati pengujian terhadap sodtware terlebih dahulu. Terdapat banyak metode pengujian yaitu white Box Testing serta Black Box Testing. Pada penelitian ini Black Box Testing sebab buat pemula yaitu yg tidak mengharuskan menguasai Bahasa pemrograman eksklusif. Teknik pengujian di Black Box Testing ada beberapa cara antara lain Equivalen Partitions Testing, Boundary Value Analysis Testing, Comparation Testing, Sample Testing, Robustness Testing dan lainnya. Disini dipilih menggunakan Teknik Equivalence Partitions yang hanya buat menguji apakah ada kesalahan pada: fungsi sistem, interface, struktur data atau akses data, performasi, inisialisasi. Obyek yg dilakukan pengujian merupakan Sistem informasi Perpustakaan melalui web. Jumlah form yg diuji sebesar tiga buah yaitu form fnisialisasi , Form Peminjaman serta Form Pengembalian ,yang mana masing-masing form diuji menggunakan memasukkan beberapa data input yg sering terjadi(ditemukan). akibat penelitian menunjukkan bahwa pengujian perangkat lunak memakai metode Black Box Testing menggunakan Teknik Equivalence Partitions di sistem informasi perpustakaan masih terdapat form yg akibat outputnya belum sesuai menggunakan yang dibutuhkan dalam perancangan sebab terjadi error. asal hasil perhitungan validitas sistem diperoleh nilai 75% .Kemungkinan error yg terjadi dikarenakan adanya kesalahan di baris kode (syntax). buat itu perlu dilakukan update di syntax untuk memperbaiki bug tadi.