Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMESANAN MAKANAN DAN MINUMAN KEDAI KOPI DALI BERBASIS WEBSITE M Syahrudin; Endy Sudeska; Syafrizal Thaher; Ainul Fadhillah
TEKNOFILE : Jurnal Sistem Informasi Vol. 2 No. 6 (2024): Juni 2024
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedai Kopi Dali merupakan salah satu café yang berada di Tembilahan bertepatan di jalan Telaga Biru. Kedai Kopi Dali ini juga merupakan salah satu pusat iteraksi sosial dimana orang-orang dapat berkumpul, berbicara, menulis, membaca, atau sekedar mengisi waktu kosong saja. Pemesanan adalah suatu aktifitas yang di lakukan oleh konsumen sebelum membeli. Untuk mewujudkan kepuasan konsumen maka tempat kopi ini harus mempunyai sebuah sistem pemesanan yang baik. Dalam penelitian ini metode yang di gunakan adalah metode pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sedangkan untuk pengembangan software menggunakan metode waterfall. Pada saat ini kedai kopi dali masih kesulitan dalam melakukan pelayanan pemesanan, dan juga pencatatan struk pemesanan makanan masih di lakukan secara konvensional, dimana pembeli harus menunggu lama untuk memesan makanan. Selain itu pelayan juga kesulitan dalam hal mencatat pesanan secara manual menggunakan kertas. Maka untuk mewujudkan kepuasan konsumen dalam pemesanan makanan di buatlah sebuah Rancang Bangun Sistem Informasi Pemesanan Makanan Berbasis Web dengan menggunakan PHP dan My Sql.
PENTINGNYA KEAMANAN DATA BAGI MASYARAKAT DESA SEKAYAN KECAMATAN KEMUNING DI ERA DIGITAL Fitri Yunita; Abdul Muni; Endy Sudeska; Muhammad Jalil; Bayu Rianto; Crismondari; Andi Yusapri
ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2025): Juni 2025
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital, penggunaan teknologi informasi oleh masyarakat desa semakin meningkat, termasuk dalam penggunaan media sosial, transaksi daring, serta layanan administrasi digital. Namun, peningkatan ini tidak selalu diikuti oleh kesadaran akan pentingnya keamanan data pribadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi, pelatihan, dan sosialisasi kepada warga Desa Sekayan, Kecamatan Kemuning, terkait pentingnya menjaga keamanan data digital. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi interaktif, simulasi kasus, dan evaluasi pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat terhadap pentingnya keamanan digital.
PERANCANGAN E-COMMERCE BERBASIS WEB SEBAGAI MEDIA PENJUALAN PADA TOKO NUWAIRA Agung Pratama Wiranata; Fitri Yunita; Endy Sudeska
TEKNOFILE : Jurnal Sistem Informasi Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan sistem digital dalam menunjang kegiatan penjualan. Toko Nuwaira masih menerapkan sistem penjualan secara konvensional yang menyebabkan keterbatasan dalam jangkauan pemasaran, efisiensi transaksi, serta pengelolaan data penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem e-commerce berbasis web sebagai media penjualan pada Toko Nuwaira dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC). Metode SDLC meliputi beberapa tahapan, yaitu perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, dan pengujian sistem. Pada tahap analisis dilakukan identifikasi kebutuhan pengguna, sedangkan tahap perancangan difokuskan pada perancangan struktur sistem dan antarmuka pengguna. Implementasi sistem dilakukan dalam bentuk website e-commerce yang dilengkapi dengan fitur katalog produk, pemesanan, transaksi, serta pengelolaan data penjualan. Tahap pengujian dilakukan untuk memastikan sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membantu Toko Nuwaira dalam meningkatkan efektivitas penjualan, memperluas jangkauan pemasaran, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
MODEL PENGEMBANGAN KAPASITAS DIGITAL UMKM SEKTOR F&B STUDI KASUS PELATIHAN DESAIN CANVA PADA SIGMA COFFEE AND TEA Fitri Yunita; Ilyas; Syafrizal Taher; Achmad Isya Alfassa; Samsudin; Endy Sudeska
ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi telah menciptakan pergeseran fundamental dalam strategi pemasaran, menuntut Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi agar tetap kompetitif. Salah satu tantangan krusial yang dihadapi oleh UMKM, khususnya SIGMA COFFEE AND TEA, adalah keterbatasan sumber daya dan pengetahuan dalam mengembangkan promosi visual yang kreatif dan inovatif, yang secara langsung menghambat daya saing produk mereka di pasar. Kurangnya keahlian product branding ini menyebabkan produk UMKM seringkali dianggap kurang berkualitas dibandingkan produk perusahaan besar. Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk mengatasi masalah tersebut melalui pelatihan intensif desain grafis digital menggunakan aplikasi Canva. Canva dipilih karena sifatnya yang user-friendly dan sangat mudah diakses, menjadikannya aset berharga bagi tim SIGMA COFFEE AND TEA yang memiliki keterbatasan keterampilan teknis. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberdayakan tim SIGMA COFFEE AND TEA agar mampu secara mandiri menghasilkan materi promosi yang profesional, konsisten, dan menarik, seperti menu digital, konten media sosial, dan desain kemasan takeaway. Metode yang digunakan bersifat partisipatif dan praktis, melibatkan tahap survei kebutuhan, penyusunan modul pelatihan yang relevan dengan sektor F&B (Food & Beverage), praktik langsung, dan evaluasi hasil. Pelaksanaan pelatihan ini berhasil mencapai peningkatan signifikan dalam kompetensi peserta: 90% tim kini memahami prinsip dasar desain F&B seperti komposisi, tipografi, dan psikologi warna branding kafe, serta 95% mampu menciptakan desain mandiri yang on-brand. Dampak langsung yang terukur adalah peningkatan engagement digital hingga 25% dan indikasi kenaikan penjualan sebesar 15% dalam kurun waktu satu bulan pasca-pelatihan, membuktikan bahwa peningkatan estetika visual secara fundamental meningkatkan persepsi kualitas di mata konsumen. Meskipun sukses, keberlanjutan program memerlukan perhatian terhadap tantangan, terutama terkait menjaga konsistensi visual merek (style guide) dan mengintegrasikan desain ke dalam strategi pemasaran digital yang komprehensif. Oleh karena itu, direkomendasikan adanya pendampingan rutin, pengembangan Brand Guideline, dan pelatihan lanjutan yang fokus pada manajemen merek digital. Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi model percontohan pengembangan kapasitas digital UMKM sektor F&B di wilayah lain, memastikan bahwa SIGMA COFFEE AND TEA dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan