Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Literasi Keuangan Dan Pengelolaan Keuangan Santri Di Majlis Al-Quran Baitahaffidz Kafabih, Zidan; Zacky, Mohammad; Saputra, Sulis; Adinugraha, Hendri Hermawan; Gunawan, Ade
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jpm.v4i2.278

Abstract

Edukasi literasi keuangan sangat penting bagi masyarakat karena “melek” finansial termasuk dalam sepuluh kecerdasan dasar yang perlu dimiliki setiap individu. Literasi keuangan yang baik membantu seseorang menghindari masalah keuangan dan membangun kebiasaan ekonomi yang sehat. Kegiatan peningkatan literasi keuangan bagi santri di Majlis Al-Qur’an Baitahaafidz bertujuan membekali mereka dengan kemampuan mengelola keuangan secara bijak. Santri sebagai pelajar di lembaga pendidikan Islam sering menghadapi tantangan dalam mengatur keuangan pribadi, terutama di era globalisasi dan kemajuan teknologi saat ini yang memengaruhi pola konsumsi melalui media sosial dan budaya populer. Kegiatan dilakukan melalui metode penyuluhan dan pelatihan dengan tahapan yang terstruktur, dimulai dari identifikasi kebutuhan, perumusan tujuan, hingga penyusunan materi dengan bahasa sederhana dan sesuai konteks keagamaan. Melalui kegiatan ini, santri memperoleh pemahaman tentang konsep dasar keuangan seperti pengelolaan pendapatan, perencanaan pengeluaran, serta pentingnya menabung. Diharapkan, kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran finansial, kemandirian ekonomi, dan perilaku keuangan yang bertanggung jawab di kalangan santri.   Financial literacy education is essential for the community, as being financially literate is one of the ten fundamental intelligences that every individual should possess. A good level of financial literacy helps people avoid financial problems and develop healthy economic habits. The financial literacy improvement program for students at Majlis Al-Qur’an Baitahaafidz aims to equip them with the ability to manage their finances wisely. As students in Islamic educational institutions, santri often face challenges in managing their personal finances, especially in this era of globalization and rapid technological advancement, where social media and popular culture heavily influence consumption behavior. The program is implemented through structured counseling and training methods, beginning with identifying needs, defining specific goals, and developing materials that are easy to understand and aligned with the students’ religious context. Through this program, participants gain an understanding of fundamental financial concepts such as income management, expenditure planning, and the importance of saving. It is expected that this activity will foster financial awareness, economic independence, and responsible financial behavior among the santri.  
Pendampingan Pembuatan Sertifikasi Halal Dan Nomor Induk Berusaha Pada Produk Usaha Mikro Kecil Menengah Di Kabupaten Pekalongan Aulia, Adhi Riza; Kafabih, Zidan; Mubarak, Muhammad Sultan
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v1i2.6290

Abstract

Tujuan utama dari studi ini adalah untuk menyelidiki tantangan yang dihadapi oleh bisnis lokal dalam memperoleh dan menerapkan sertifikasi halal, dengan fokus pada peningkatan kesadaran dan pemahaman dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kolaboratif dan partisipatif, yang melibatkan pengusaha lokal, ulama, dan badan pengatur. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap wacana sertifikasi halal, menawarkan rekomendasi praktis bagi dunia usaha dan pembuat kebijakan. Dengan meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang proses sertifikasi, proyek ini bertujuan untuk menciptakan komunitas yang lebih inklusif dan berpengetahuan yang menghargai dan memprioritaskan praktik halal. Kesimpulannya, proyek penelitian keterlibatan masyarakat ini berfungsi sebagai sumber daya berharga bagi dunia usaha, ulama, dan pembuat kebijakan yang ingin menavigasi lanskap dinamis sertifikasi halal. Melalui upaya kolaboratif, penelitian ini mempromosikan praktik berkelanjutan dan menumbuhkan komunitas yang menganut prinsip halal, mendorong pertumbuhan ekonomi dan kohesi sosial.