Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis of the Implementation of E-Learning Communication Technology in Higher Education Nabillah
Al-Ard: Journal of Education Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Konsultan Jurnal Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63738/al-ard.v1i2.7

Abstract

This study discusses the use of e-learning communication technology in higher education. The method used in this article is qualitative research with library research, namely research whose subjects are literature. A large amount of facts and data in qualitative research are believed to be stored in the form of documents. Most of the available data is in the form of letters, notes, reports, photographs, and so on. The results obtained in this study are that the implementation of e-learning has the potential to enhance the learning experience, but also faces challenges that need to be addressed. Educational institutions need to consider these advantages and disadvantages to design effective and inclusive e-learning programs and provide the necessary support for students to succeed in a digital learning environment.
Hak Anak Angkat terhadap Warisan dalam Waris Perdata dan Islam: (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Palangkaraya No. 27/Pdt.g/2019/Pn.Plk) Nabillah; Sembiring, Rosnidar; Maharany Barus, Utary
Jurnal Hukum Lex Generalis Vol 6 No 6 (2025): Tema Hukum Keluarga
Publisher : CV Rewang Rencang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56370/jhlg.v6i6.1643

Abstract

Child adoption serves as an alternative for couples who have not been blessed with children; however, it raises legal issues, paticularly regarding the inheritance rights of adopted children. Under civil law, adopted children are entiled to inheritance rights equivalent to those of biological children,in contrast, islamic law does not grant adopted children direct inheritance rights;instead, they may recive inheritance through a wasiat wajibah (mandatory will). This disrepancy creates legal uncertaintly in juridical practice, as reflected in the palangkaraya Distric Court Decision No. 27/Pdt.G/2019/PN.PLK. This study employs a normative legal research method with descriptive analytical approach and Comparative legal. The findings reveal that although adopted children do not have automatic inheritance rights under either legal system, islamic law provides protection through the wasiat wajibah mechanism (up to one-third of the estate), while civil law relies on will and grants.
PENERAPAN METODE MIND MAPPING PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI MIS GUPPI NO.13 TASIK MALAYA Siswanto; Nabillah; Lasmana , Wanda Ayu
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i3.1165

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh penerapan metode pembelajaran. Metode sebagai jalan yang dilalaui untuk memberikan pemahaman atau pengertian kepada peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode mind mapping pada mata pelajaran sejarah kebudayaan islam (SKI) dalam meningkatkan minat belajar siswa di MIS Guppi No.13 Tasik Malaya. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualilatatif yang dilakukan dengan teknik pengumpulan data; observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data; reduksi data, penyajian data dan pengambilan data. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa. Hasil penelitian yang dicapai dalam peneliti ini dapat diketahui bahwa penerapan metode pembelajaran Mind Mapping pada mata pelajaran sejarah kebudayaan islam yang diterapkan di Mis Guppi No.13 Tasik Malaya, sehingga dengan penerapan metode pembelajaran Mind Mapping pada mata pelajaran sejarah kebudayaan islam dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa. Karena terliahat siswa mampu dalam mencari bahan- bahan yang dibutuhkan dalam pembelajaran secara sendiri, siswa dapat memahmi materi sesuai keinginan mereka dalam membuat metode mind mapping Selanjutnya Faktor Pendukung mudah digunakan dan di mengerti, peserta didik diajarkan untuk lebih aktif, materi yang di berikan hanya ide-ide pokok dan bisa diingat oleh siswa. Faktor Penghambat siswa kesulitan dalam membuat garis- garis hubung karena terhambat peralatan seperti mistar, jika materi terlalu panjang maka mind mapping sulit untuk dibuat.