Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran proses pelaksaan pembelajaran daring, masalah yang dihadapi guru dan orang tua terhadap pembelajaran daring serta upaya-upaya yang dilakukan oleh guru dan orang tua dalam pembelajaran daring. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan Proses pelaksanaan pembelajaran daring di SMA Muhammadiyah pakue menggunakan aplikasi whatsapp, class room dan camtasia. Sebagai proses pembelajaran yang dilakukan secara daring, peserta didik tidak hanya difokuskan untuk mengikuti pembelajaran saja tapi peserta didik juga diberikan tugas oleh guru kemudian peserta didik mengirimkan tugas dalam bentuk video dan gambar. Waktu pengumpulan tugas tidak langsung distor namun diberikan waktu 1-sampai 2 hari.Problematika yang dihadapi oleh guru ialah jaringan, guru yang belum pandai dalam penggunaan Ilmu Teknologi dan murid yang kadang tidak masuk dalam proses pembelajaran bahkan ada juga guru yang hendphonnya error karena kapasitas memory tidak mendukung.Sedangkan masalah yang dihadapi orang tua yakni masalah ekonomi, pembagian kuota yang tidak merata sehingga menaggung pembelian kuota anak dan kurangnya ilmu pengetahuan terutama dalam penggunaan telnologi sehingga sulit dalam membimbing anak dalam proses pembelajaran daring.Upaya yang dilakuka oleh guru ialah Guru mengupayakan dengan cara memotivasi, memberikan tugas dan memfasilitasi dengan jaringan internet. Sedangkan orang tua mengupayakan memberikan motivasi, fasilitasi anak dengan handphone dan kuota, mengatasi kesulitan belajar anak serta mengawai anak saat belajar dring. Upaya yang dilakukan oleh guru dan orang tua merupakan hal yang mulia agar tercetaknya generasi kedepan yang cerdas dengan intelektual, emosional dan spritualnya.Kata Kunci: Problematika Guru dan Orang Tua; Pembelajaran Daring