PT Pungkook Indonesia One merupakan perusahaan manufaktur tas outdoor dan fashion untuk brand internasional. Proses produksi meliputi cutting, assembling, sewing, packing, hingga ekspor. Penelitian ini berfokus pada bagian assembling dan sewing yang memiliki kondisi kerja kurang nyaman, seperti kebisingan dan suhu ruang yang panas, serta postur kerja yang bervariasi (sebagian pekerja berdiri dan sebagian duduk). Kondisi tersebut berkontribusi terhadap keluhan kelelahan yang berdampak pada kehadiran, produktivitas input–output, dan penurunan kualitas. Penilaian beban kerja fisik dilakukan menggunakan metode Cardiovascular Load (CVL) melalui pengukuran langsung dan tidak langsung pada 20 pekerja (10 pekerja assembling dan 10 pekerja sewing) dengan variasi usia dan berat badan. Hasil menunjukkan rata-rata CVL pada bagian assembling sebesar 14,54% (kategori ringan) dan pada bagian sewing sebesar 18,86% (kategori ringan). Nilai penilaian beban kerja untuk assembling adalah denyut nadi 86,38 denyut/menit, konsumsi oksigen 1,55 L/menit, energi 3,3711 kkal/menit, dan total metabolisme 313,51 kkal/jam; sedangkan pada sewing adalah denyut nadi 91,26 denyut/menit, konsumsi oksigen 1,66 L/menit, energi 3,691 kkal/menit, dan total metabolisme 362,45 kkal/jam. Berdasarkan total metabolisme, beban kerja pada bagian assembling dan sewing termasuk kategori sedang. Perhitungan waktu istirahat optimal berdasarkan pendekatan fisiologis menggunakan konsumsi energi menunjukkan bahwa tidak diperlukan tambahan waktu istirahat (Rt = 0), sehingga waktu istirahat yang tersedia selama 60 menit dinilai sudah mencukupi.