Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas Task-Based Language Teaching (TBLT) dalam meningkatkan literasi akademik pada mahasiswa tahun pertama di program studi bahasa Inggris. Dalam konteks pendidikan tinggi, pengajaran literasi akademik yang efektif sangat penting untuk mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi tantangan akademik yang semakin kompleks. TBLT, yang berfokus pada penggunaan tugas-tugas autentik untuk mendorong pengembangan keterampilan bahasa, diyakini dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis, membaca, dan berkomunikasi secara akademis. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan kelompok kontrol, di mana satu kelompok mahasiswa menerima pengajaran literasi akademik menggunakan pendekatan TBLT, sementara kelompok lain menggunakan metode pengajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test yang mengukur keterampilan literasi akademik, termasuk kemampuan menulis esai, analisis teks, dan penggunaan referensi yang sesuai. Selain itu, wawancara dan kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data kualitatif mengenai pengalaman mahasiswa dengan pendekatan TBLT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang diajarkan menggunakan TBLT menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan menulis dan pemahaman teks akademik dibandingkan dengan kelompok kontrol. TBLT terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran, karena tugas yang diberikan berhubungan langsung dengan aplikasi nyata dari literasi akademik. Mahasiswa juga melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam menghadapi tugas-tugas akademik dan kemampuan berkomunikasi secara efektif dalam konteks akademik. Secara keseluruhan, penelitian ini mendukung penggunaan TBLT sebagai pendekatan yang efektif untuk mengembangkan literasi akademik pada mahasiswa tahun pertama, khususnya dalam meningkatkan keterampilan menulis dan membaca secara akademis. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kurikulum dan metodologi pengajaran literasi akademik di perguruan tinggi.