Lumbantoruan, Hesti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Task-Based Language Teaching untuk Literasi Akademik: Efektivitas pada Mahasiswa Tahun Pertama Lumbantoruan, Hesti
Sinonim : Journal of Language and Literature Vol. 2 No. 01 (2024): Sinomim Journal of Language and Literature
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/sinonim.v2i01.459

Abstract

Studi ini menilai efektivitas Task-Based Language Teaching (TBLT) dalam meningkatkan literasi akademik mahasiswa tahun pertama pada konteks EFL. Intervensi delapan minggu dirancang sebagai rangkaian tugas otentik yang merepresentasikan praktik akademik nyata—source-synthesis, pembuatan annotated bibliography, parafrase & ringkasan beretika, serta penulisan laporan mini berformat IMRaD dengan sitasi bergaya standar. Desain kuasi-eksperimental dengan kelompok kontrol non-ekuivalen melibatkan N=128 mahasiswa dari dua prodi; data dikumpulkan melalui (i) penilaian tulisan berbasis rubrik analitik (argumentasi, organisasi, penggunaan bukti, konvensi akademik), (ii) metrik sofistikasi leksikal dan kohesi (MTLD & indikator kohesi lokal), (iii) akurasi sitasi (rasio kesalahan/100 referensi), (iv) tes membaca kritis berbasis artikel jurnal, serta (v) wawancara fokus mengenai pengalaman tugas dan strategi belajar. Analisis ANCOVA dengan skor pra-tes sebagai kovariat menunjukkan keunggulan signifikan kelompok TBLT pada kualitas tulisan (Δ=+6,8/100; p<0,001; d=0,62), akurasi sitasi (−12,3 kesalahan/100; p<0,01; d=0,55), dan membaca kritis (p=0,02; d=0,41). Follow-up enam minggu menunjukkan retensi moderat pada konvensi sitasi (d=0,33). Temuan kualitatif menyoroti peningkatan self-efficacy, kesadaran pembaca (audience awareness), dan adopsi process writing (draf—umpan balik—revisi). Hasil menegaskan bahwa TBLT yang disejajarkan dengan genre & praktik literasi akademik mampu mempercepat transisi mahasiswa baru ke kultur penulisan ilmiah; implikasinya meliputi integrasi tugas “bertaruhan rendah” berulang, rubrik transparan, serta umpan balik formatif terjadwal dalam kurikulum tahun pertama.