ABSTRACT The research on "The Golden Visa Policy and Its Impact on Foreign Investment from an Economic Law Perspective" aims to identify and analyze the current Golden Visa policy in Indonesia and its impact on the foreign investment climate. This research aims to uncover the factors influencing the Golden Visa policy regarding foreign investment. This research was conducted using normative legal research, which positions law as a system of norms. The normative system in question encompasses the principles, norms, and rules of laws and regulations, court decisions, agreements, and doctrines (teachings) to address the issues raised. Based on the research and discussion, the following conclusions were obtained: The current Golden Visa policy in Indonesia influences the foreign investment climate. The Golden Visa can encourage economic diversification by reducing Indonesia's dependence on traditional sectors such as agriculture and mining. Foreign investment inflow through the Golden Visa can also be directed to new sectors such as information technology, high-tech manufacturing, and tourism, which in turn can create new jobs, encourage innovation, and increase productivity across various economic sectors. Furthermore, the Golden Visa can contribute to inclusive economic growth by ensuring that the benefits of economic growth are enjoyed by all levels of society. Foreign investment can create new jobs and increase local incomes, and the technology and knowledge transfer that often accompanies foreign investment can improve the skills of the local workforce. Several factors influence the Golden Visa policy regarding foreign investment in Indonesia, including interest rates, national income per capita, the condition of infrastructure, licensing bureaucracy, human resource quality, labor regulations and laws, and political and security stability. These factors can both support and hinder investment in a country. Keywords: Policy, Golden Visa, Foreign Investment ABSTRAK Penelitian tentang "Kebijakan Golden Visa Serta Dampaknya Terhadap Investasi Asing Dalam Perspektif Hukum Ekonomi", bertujuan Untuk mengetahui dan menganalisis kebijakan Golden Visa saat ini di Indonesia mempengaruhi iklim investasi asing. Untuk mengungkapkan faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan Golden Visa terkait dengan investasi asing Penelitian ini dilakukan dengan Penelitian hukum normatif adalah penelitian hukum yang meletakan hukum sebagai sebuah bangunan sistem norma. Sistem norma yang dimaksud adalah mengenai asas-asas, norma, kaidah dari peraturan perundangan, putusan pengadilan, perjanjian serta doktrin (ajaran) sehingga dapat menjawab permasalahan yang dikemukakan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh hasil sebagai berikut : Bahwa Kebijakan Golden Visa saat ini di Indonesia mempengaruhi iklim Investasi Asing dimana Golden Visa dapat mendorong diversifikasi ekonomi dengan mengurangi ketergantungan Indonesia pada sektor-sektor tradisional seperti pertanian dan pertambangan. Investasi asing yang masuk melalui Golden Visa juga dapat diarahkan ke sektor-sektor baru seperti teknologi informasi, manufaktur berteknologi tinggi, dan pariwisata, yang pada gilirannya dapat menciptakan lapangan kerja baru, mendorong inovasi, dan meningkatkan produktivitas di berbagai sektor ekonomi. Selain itu, Golden Visa dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi inklusif dengan memastikan bahwa manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Investasi asing dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal, serta transfer teknologi dan pengetahuan yang seringkali menyertai investasi asing dapat meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal. Bahwa faktor yang mempengaruhi Kebijakan Golden Visa terkait dengan Investasi Asing di Indonesia dipengaruhi oleh bebrapa faktor antara lain adalah suku bunga, Pendapatan nasional per kapita, Kondisi sarana dan prasarana, Birokrasi Perizinan, Kualitas Sumber daya Manusia, Peraturan dan undang- undang mengenai ketenagakerjaan, serta stabilitas politik dan keamanan, hal tersebut merupakan faktor yang dapat mendukung serta menghambat investasi masuk di dalam suatu wilayah negara. Kata Kunci : Kebijakan, Golden Visa, Investasi Asing