Makanan pendamping Air Susu Ibu (MPASI) menjadi makanan pelengkap ASI yang diberikan saat bayi berusia 6 bulan. Namun, Penelitian menyatakan bahwa 60% bayi sebelum usia 6 bulan telah mendapatkan MPASI. Salah satu penyebab keadaan tersebut adalah karena pengetahuan ibu yang masih kurang dalam pemberian MPASI. Beberapa penelitian menegaskan bahwa pendidikan dan sumber informasi adalah faktor yang berperan dalam pengetahuan seseorang. Pengetahuan seorang ibu tentang MPASI sangatlah penting untuk mencegah stunting, yang sampai dengan saat ini masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan dan sumber informasi pada pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI di Wilayah Kerja PKM Sukatani. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan secara cross sectional. Sampel yang digunakan adalah ibu yang memiliki bayi usia 6-24 bulan sebanyak 77 responden yang diambil dengan teknik proportional random sampling. Pengambilan data primer menggunakan kuesioner danĀ dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 44,2% ibu memiliki pengetahuan yang kurang, 50,6% berpendidikan menengah, 53,2% mendapatkan sumber informasi dari non tenaga kesehatan, ada hubungan antara pendidikan dengan pengetahuan Ibu tentang pemberian MPASI (p value=0,000), ada hubungan antara sumber informasi dengan pengetahuan Ibu tentang pemberian MPASI (p value=0,000). Pendidikan dan sumber informasi berperan dalam menentukan pengetahuan Ibu dalam pemberian MPASI. Disarankan untuk mempersiapkan calon ibu agar meningkatkan pendidikannya dan sumber informasi kesehatan tentang MPASI diberikan oleh tenaga kesehatan.