Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pendidikan Dan Sumber Informasi Pada Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu Simatupang, Sophia
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 15 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v15i1.153

Abstract

Makanan pendamping Air Susu Ibu (MPASI) menjadi makanan pelengkap ASI yang diberikan saat bayi berusia 6 bulan. Namun, Penelitian menyatakan bahwa 60% bayi sebelum usia 6 bulan telah mendapatkan MPASI. Salah satu penyebab keadaan tersebut adalah karena pengetahuan ibu yang masih kurang dalam pemberian MPASI. Beberapa penelitian menegaskan bahwa pendidikan dan sumber informasi adalah faktor yang berperan dalam pengetahuan seseorang. Pengetahuan seorang ibu tentang MPASI sangatlah penting untuk mencegah stunting, yang sampai dengan saat ini masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan dan sumber informasi pada pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI di Wilayah Kerja PKM Sukatani. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan secara cross sectional. Sampel yang digunakan adalah ibu yang memiliki bayi usia 6-24 bulan sebanyak 77 responden yang diambil dengan teknik proportional random sampling. Pengambilan data primer menggunakan kuesioner danĀ  dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 44,2% ibu memiliki pengetahuan yang kurang, 50,6% berpendidikan menengah, 53,2% mendapatkan sumber informasi dari non tenaga kesehatan, ada hubungan antara pendidikan dengan pengetahuan Ibu tentang pemberian MPASI (p value=0,000), ada hubungan antara sumber informasi dengan pengetahuan Ibu tentang pemberian MPASI (p value=0,000). Pendidikan dan sumber informasi berperan dalam menentukan pengetahuan Ibu dalam pemberian MPASI. Disarankan untuk mempersiapkan calon ibu agar meningkatkan pendidikannya dan sumber informasi kesehatan tentang MPASI diberikan oleh tenaga kesehatan.
Permen: Edukasi dan Skrining Persiapan Menarche Menggunakan Digital Smart Book Pocket pada Siswi SD XIX-5 Baros, Kota Cimahi Simatupang, Sophia; Marlina, Dini
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma (in Progress)
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1304

Abstract

Pubertas merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan terjadinya menstruasi pertama atau menarche. Di Indonesia, sekitar 40,33% remaja putri mengalami menarche pada usia rata-rata 12 tahun, sehingga sebagian siswi sekolah dasar sudah mulai memasuki fase tersebut. Menarche yang terjadi pada usia dini, ketika anak belum memiliki kematangan psikologis dan pengetahuan yang cukup mengenai menstruasi, dapat menimbulkan kecemasan dalam menghadapi pubertas. Kurangnya pemahaman tentang menstruasi juga berpotensi menyebabkan remaja putri belum mampu melakukan manajemen menstruasi dengan baik, sehingga meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada organ reproduksi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapan menghadapi menarche adalah melalui edukasi menggunakan Digital Smart Pocket Book. Media ini mengintegrasikan konsep buku saku dengan teknologi digital sehingga informasi dapat diakses secara praktis melalui berbagai perangkat seperti ponsel, tablet, atau laptop. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SD Kartika XIX-5 Baros, Kota Cimahi, dengan melibatkan 31 siswi yang belum mengalami menstruasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Pemeriksaan kadar hemoglobin juga menemukan 9 siswi mengalami anemia dan diberikan tablet tambah darah. Selain itu, dilakukan kaderisasi monitoring kepada pihak sekolah agar program edukasi dapat dilanjutkan secara berkelanjutan.