This Author published in this journals
All Journal JURNAL ECONOMINA
Ferianti, Delita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksplorasi Perilaku Ekonomi Petani Dalam Mengelola Risiko Gagal Panen Ferianti, Delita
JURNAL ECONOMINA Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL ECONOMINA, Fabuari 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v4i2.1528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perilaku ekonomi petani dalam mengelola risiko gagal panen yang seringkali menjadi tantangan utama dalam keberlanjutan usaha pertanian. Risiko gagal panen dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti perubahan iklim, serangan hama, fluktuasi harga komoditas, hingga keterbatasan akses petani terhadap sarana produksi dan teknologi. Melalui pendekatan metode kualitatif, penelitian ini menggunakan wawancara mendalam dan observasi partisipatif untuk menggali strategi adaptif dan perilaku ekonomi yang diterapkan petani dalam menghadapi ketidakpastian hasil panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani memiliki beragam cara untuk meminimalisasi risiko, antara lain dengan melakukan diversifikasi usaha tani, memanfaatkan jaringan sosial sebagai bentuk gotong royong, mengadopsi teknologi sederhana untuk mengurangi kerentanan, serta mengatur pola konsumsi rumah tangga agar tetap stabil meskipun hasil panen menurun. Selain itu, perilaku ekonomi petani juga dipengaruhi oleh nilai budaya lokal dan pengalaman turun-temurun dalam mengelola lahan serta risiko agraris. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami bagaimana petani tidak hanya sebagai pelaku produksi, tetapi juga sebagai pengambil keputusan ekonomi yang rasional berdasarkan keterbatasan sumber daya yang dimiliki. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan lembaga pendukung untuk merumuskan strategi intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan ketahanan petani terhadap risiko gagal panen, sehingga keberlanjutan pertanian dapat terjaga di masa depan.