This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fatwa Hukum
NIM. A1011181118, AMOS HOTMA PANDAPOTAN SIMANJUNTAK
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMBELI DALAM PERJANJIAN JUAL BELI HAND PHONE (HP) BEKAS DI KOTA PONTIANAK NIM. A1011181118, AMOS HOTMA PANDAPOTAN SIMANJUNTAK
Jurnal Fatwa Hukum Vol 8, No 3 (2025): E-Jurnal Fatwa Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The implementation of legal protection in used mobile phone sales agreements has not been optimal due to ongoing issues experienced by buyers.The research question is: "What is the legal protection for buyers in used mobile phone sales agreements in Pontianak City?"The aim is to obtain data and information on legal protection for buyers in used mobile phone (HP) sales and purchase agreements in Pontianak City. To reveal the factors causing the lack of legal protection for buyers in used mobile phone (HP) sales and purchase agreements in Pontianak City. To determine the legal consequences for sellers who have not provided legal protection for buyers in used mobile phone (HP) sales and purchase agreements in Pontianak City. To determine the efforts made by buyers who have not received legal protection in used mobile phone (HP) sales and purchase agreements in Pontianak City. And to answer these objectives, the researcher used the empirical legal research method. This method is a legal research method that functions to be able to observe the law in a real sense by examining how the law works in a community environment. Therefore, the empirical legal research method can also be said to be sociological legal research.Based on the results of the research and discussion, the following results were obtained: That legal protection for buyers in used mobile phone (HP) sales and purchase agreements in Pontianak City has not been fully implemented because in the implementation of the sales and purchase agreement there are still problems where the purchased goods are defective or damaged so that the mobile phone cannot be used by the buyer. That the factors causing the lack of legal protection for buyers In a used mobile phone (HP) sale and purchase agreement in Pontianak City, this is caused by several factors, including the condition of the purchased item not matching the offer and the presence of unknown defects in the item, resulting in the buyer being dissatisfied with the sale and purchase made by the seller. The legal consequences for sellers who fail to provide legal protection for buyers in a used mobile phone (HP) sale and purchase agreement in Pontianak City are that the seller must provide compensation to the buyer, either in the form of free phone service or a replacement of the purchased phone according to the agreed-upon terms. The efforts made by buyers who do not receive legal protection in a used mobile phone (HP) sale and purchase agreement in Pontianak City include negotiating through deliberation between the two parties to find a solution to the ongoing problem. This is done because the parties do not want to resolve the issue through negotiation and deliberation. Keywords: Legal Protection, Sale and Purchase Agreement, Used Mobile Phone ABSTRAK Pelaksanaan perlindungan hukum dalam perjanjian jual beli handphone bekas belum terlaksana dengan baik karena masih terdapat permasalahan yang dialami oleh pembeli. Adapun Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Perlindungan Hukum Bagi Pembeli Dalam Perjanjian Jual Beli Handphone (HP) Bekas Di Kota Pontianak?" dengan tujuan Untuk mendapatkan data dan informasi tentang perlindungan hukum bagi pembeli dalam perjanjian jual beli handphone (HP) bekas di Kota Pontianak. Untuk mengungkapkan faktor yang menjadi penyebab belum dilaksanakannya perlindungan hukum bagi pembeli dalam perjanjian jual beli handphone (HP) bekas di Kota Pontianak. Untuk mengetahui akibat hukum bagi penjual yang belum melakukan perlindungan hukum bagi pembeli dalam perjanjian jual beli handphone (HP) bekas di Kota Pontianak. Untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh pihak pembeli yang belum mendapatkan perlindungan hukum dalam perjanjian jual beli handphone (HP) bekas di Kota Pontianak. Dan untuk menjawab tujuan tersebut peneliti menggunakan metode Penelitian hukum empiris dimana metode ini adalah suatu metode penelitian hukum yang berfungsi untuk dapat melihat hukum dalam artian nyata secara meneliti bagaimana kerjanya hukum disuatu lingkungan masyarakat, maka metode penelitian hukum empiris juga dapat dikatakan sebagai penelitian hukum sosiologis. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh hasil sebagai berikut : Bahwa perlindungan hukum bagi pembeli dalam perjanjian jual beli handphone (HP) bekas di Kota Pontianak belum dapat dilaksanakan sepenuhnya karena dalam pelaksanaan perjanjian jual beli masih terdapat persoalan dimana barang yang dibeli terdapat cacat atau kerusakan yang dialami sehingga handphone tidak dapat digunakan oleh pembeli. Bahwa faktor penyebab belum dilaksanakannya perlindungan hukum bagi pembeli dalam perjanjian jual beli handphone (HP) bekas di Kota Pontianak yang mana hal tersebut disebabkan oleh bebarapa faktor antara lain adalah Barang yang dibeli kondisi tidak sesuai dengan apa yang ditawarkan serta Terdapat cacat pada barang yang tidak diketahui sehingga pembeli merasa tidak puas atas jual beli yang dilakukan oleh penjual handphone. Bahwa akibat hukum bagi penjual yang belum melakukan perlindungan hukum bagi pembeli dalam perjanjian jual beli handphone (HP) bekas di Kota Pontianak adalah mengakibatkan penjual harus memberikan Ganti kerugian kepada pembeli baik itu berupa servis handphone secara Cuma-Cuma maupun melakukan penggantian handphone yang dibeli sesuai dengan yang telah disepakati. Bahwa upaya yang dilakukan oleh pihak pembeli yang belum mendapatkan perlindungan hukum dalam perjanjian jual beli handphone (HP) bekas di Kota Pontianak adalah dengan melakukan negosiasi melalui musyawarah antara kedua belah pihak untuk mendapatkan Solusi atas permasalahan yang sedang terjadi hal tersebut dilakukan karena upaya melalui negosiasi dan musyawarah adalah karena para pihak tidak ingin menyelesaikan persoalan tersebut sampai ke ranah hukum Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Perjanjian Jual Beli, Handphone Bekas