Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Seumike : Society Progress Journal

Analisis Pengaruh Paparan Konten Waria (Bauti) Di Media Sosial Terhadap Pembentukan Identitas Gender Dan Karakter Generasi Muda Zahratul Faizah; Aglis Andhita Hatmawan; Sasando Dewi Soeksin
Seumike : Society Progress Journal Vol. 1 No. 2 (2025): SEUMIKE
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Inovasi Teknologi dan Pemberdayaan Komunitas untuk Keberlanjutan Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan” merupakan hasil kolaborasi antara KABA Academic Society (Indonesia) dan KRIRK University (Thailand) yang dilaksanakan secara hybrid di Bangkok pada 30 Juni–2 Juli 2025. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pemanfaatan teknologi tepat guna dan mendorong kemandirian komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif berbasis community engagement, melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pengembangan teknologi, pelatihan hybrid, serta monitoring dan evaluasi awal dampak. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis peserta, kesadaran lingkungan, dan adopsi strategi pemasaran digital oleh UMKM lokal. Format hybrid memungkinkan perluasan jangkauan pelatihan, dengan 200+ peserta mengikuti secara luring dan daring. Program ini juga memperkuat jejaring kolaborasi lintas negara serta memberikan basis data untuk pengembangan program lanjutan. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi inovasi teknologi dan pemberdayaan komunitas dapat menjadi katalis keberlanjutan sosial-ekonomi dan lingkungan.
Membangun Kesadaran Spiritual untuk Kelestarian Alam: Arah Baru Eco-Teologi di Indonesia Zahratul Faizah
Seumike : Society Progress Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Seumike
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64826/frrzn707

Abstract

The current global ecological crisis is a manifestation of a profound spiritual crisis, where technocratic approaches often fail to address the root causes of human behavior. This study aims to map the new direction of eco-theology in Indonesia as an instrument for building spiritual awareness in nature conservation. Using a descriptive qualitative method with the Miles and Huberman interactive analysis model, this research explores the integration of Islamic principles such as Tauhid, Khalifah, and Mizan in environmental policies. Findings indicate that the transition from an exploitative masculine theology to a feminine theology based on compassion (Ar-Rahman and Ar-Rahim) is crucial in shifting societal paradigms. Implementation through the Eco-Pesantren movement and MUI's Green Fatwas has proven to provide strong moral legitimacy for conservation actions at the grassroots level. This study concludes that strengthening inclusive ecological spirituality is a prerequisite for ecosystem sustainability in Indonesia. Recommendations include the standardization of eco-theology curricula in religious education institutions and strengthening collaboration between religious authorities and government environmental agencies