Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Kemaritiman melalui Sosialisasi pada Santri MA Unggulan Al Anwari, Banyuwangi Sakinah, Wazirotus; Saifurridzal, Saifurridzal; Nurdiansari, Nindya; Rizky, Selvarian Wahyu Dwi; Sutrisno, Ilham Eka Saputra; Diah Pahlevi, Anita
AKSILAR: Akselerasi Luaran Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Nomor 1, 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/aksilar.v3i1.6366

Abstract

Kegiatan sosialisasi pentingnya pendidikan lingkungan maritim dilaksanakan di Madrasah Aliyah (MA) Unggulan Al-Anwari, Desa Kertosari, Banyuwangi. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman santri tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir melalui penyediaan materi pembelajaran yang terstruktur. Kegiatan ini merupakan salah satu jalan yang dapat membantu memberikan solusi dari masalah yang ada, dimana program lifeskill kemaritiman yang masih dalam tahap awal pengembangan, belum terintegrasi secara sistematis dalam kurikulum utama, serta keterbatasan sarana penunjang seperti laboratorium IPA sehingga pengalaman belajar santri belum optimal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyusunan dan pemberian materi untuk pembelajaran kelas, diskusi, serta pemberian booklet panduan observasi. Hasil dari kegiatan menunjukkan hasil bahwa santri dapat memahami konsep dasar dari ekosistem laut , dampak dari pencemaran, dan strategi konservsai sederhana yang dapat dilakukan secara berkelanjutan. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para santri dapat menjadi agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan pesisir. Selain itu, kegiatan ini akan memperkuat sifat pendidikan maritim berbasis pesantren.
PRAKTIK LAPANGAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESADARAN, PEMAHAMAN, DAN PENGALAMAN KEMARITIMAN PADA SANTRI MA UNGGULAN AL-ANWARI Sakinah, Wazirotus; Saifurridzal, Saifurridzal; Nurdianasari, Nindya; Rizky, Selvarian Wahyu Dwi; Sutrisno, Ilham Eka Saputra
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i1.3165

Abstract

Banyuwangi, with its extensive coastal area and long shoreline, possesses highly important yet vulnerable coastal ecosystems, particularly due to decreasing mangrove cover, increasing plastic waste, and the declining population of sea turtles. Islamic boarding schools (pesantren), as character-based educational institutions, have great potential to instill environmental awareness in younger generations. Therefore, contextual learning activities that directly engage students in coastal conservation efforts are needed. The field practice program at MA Unggulan Al-Anwari Banyuwangi was implemented as an effort to enhance students’ understanding and awareness of maritime issues and coastal conservation. The implementation method consisted of preparation, execution, and evaluation stages, involving 30 students in a series of activities including the planting of 60 mangrove seedlings and 40 sea pandan seedlings, a beach clean-up, and the release of 50 sea turtle hatchlings in the coastal area of Santen Island. The results showed that students not only gained contextual learning experiences, but were also directly involved in real actions to protect coastal ecosystems. There was an 11% increase in understanding, obtained from comparing pre-test and post-test scores. One-month post-planting monitoring showed that the seedlings remained in good condition, although height growth had not yet been significant. The average height increase of mangroves was 4.3 cm, while sea pandan showed an average increase of 3 cm within one month after planting. In addition, students consistently filled out the booklet as a recording instrument, reflecting the development of environmentally conscious habits. This program has proven effective as a pesantren-based environmental education medium while supporting the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 4, SDG 13, and SDG 14.