Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Aktor Politik Berkeadaban: Peran Nilai Spiritual dalam Menjaga Tatanan Demokrasi Indonesia di Era Post-Truth Muhammad Mukhriz Zakaria; Nuke Faridha Wardhani; Dwi Windyastuti Budi Hendrarti
Spiritus: Religious Studies and Education Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/spiritus.v3i3.477

Abstract

Penelitian ini membahas tantangan masyarakat Muslim dalam menjaga tatanan demokrasi Indonesia di tengah dominasi era post-truth. Fenomena politik yang sarat propaganda, polarisasi identitas, dan disinformasi telah merusak keadaban politik nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi literatur dengan fokus pada nilai spiritual dalam Islam, khususnya melalui pendekatan tazkiyatun nafs ala sufi, sebagai strategi pembentukan aktor politik berkeadaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas Islam memiliki peran penting dalam memperkuat tata laku politik yang jujur, adil, dan bertanggung jawab. Proses penyucian jiwa melalui praktik muhasabah, mujahadah, dan riyadhah dapat membentuk pribadi yang tahan terhadap manipulasi dan godaan kekuasaan. Pendidikan politik yang mengintegrasikan nilai-nilai ini dapat menjadi solusi dalam membentuk generasi politik yang bersih dan berkomitmen pada nilai demokrasi profetik. Temuan ini menegaskan pentingnya revitalisasi nilai-nilai spiritual dalam politik kontemporer untuk membangun tatanan demokrasi Indonesia yang beradab dan tahan terhadap krisis post-truth.
Ketika Hakim Ikut Berkampanye: Intervensi Yudikatif dalam Pilpres 2024 Ayu Safitri Azah Fadhila; Dwi Windyastuti Budi Hendrarti; Nuke Faridha Wardhani
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v3i2.5319

Abstract

This article discusses the judicial intervention that occurred in the 2024 Presidential and Vice Presidential Election in Indonesia, focusing on the Constitutional Court Decision No.90/PUU - XXI/2023. The study aims to analyze the impact of this decision on the political process, judicial ethics, and the quality of democracy in Indonesia. The method used is a qualitative approach with literature study. The findings indicate that judicial intervention can undermine the rule of law and public trust in the judiciary. There are also indications of a conflict of interest involving the Chief Justice of the Constitutional Court, which could violate democratic principles. Reforms in the oversight and selection of judges are proposed as steps to uphold constitutional integrity and strengthen democracy in Indonesia.