Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WENANG KOTA MANADO Pinontoan, Gabryela Irene; Toar, Jilly; Pajung, Bertom Ch.
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO
Publisher : Yayasan Syalom Cipta Sumikolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64418/jikma.v3i2.121

Abstract

Acute respiratory tract infectious disease (AIDS) remains one of the leading causes of morbidity and mortality of infections in the world. According to the WHO (2021), more than four million people die each year from ISPA. This study aims to examine the relationship between knowledge, attitudes, and behavior to ISPA incidents in the Puskesmas Wenang work area, Manado City. The research methods used are analytical observational with a quantitative approach and cross-sectional design. A total of 127 respondents from the population of 186 respondents participated in the study. The results show that there is a significant correlation between knowledge (p-value = 0.024), attitude (p - value = 0.036), and behavior (p – value = 0.001) with ISPA incidents. Based on the results of this study, it is recommended that the public continue to take ISPA preventive measures proactively, and that the health officers in Puskesmas and the government increase socialization about the prevention of ISPA.
ANALISIS PENGETAHUAN DAN SIKAP PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) TERHADAP PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN  DI DESA WATUDAMBO KECAMATAN KAUDITAN  KABUPATEN MINAHASA UTARA Nora, Priska; Pajung, Bertom Ch.; Toar, Jilly
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/

Abstract

Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Desa Watudambo, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara telah luas, namun pemanfaatan pelayanan kesehatannya masih rendah. Rendahnya pemanfaatan ini diduga terkait dengan pengetahuan dan sikap peserta. Tujuan. Untuk mengoptimalkan pemanfaatan program JKN, diperlukan peningkatan edukasi dan perubahan sikap peserta. Pengetahuan dan sikap terbukti menjadi faktor determinan signifikan dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan JKN. Variabel usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, dan penghasilan tidak berpengaruh signifikan. Mayoritas responden dalam penelitian ini memiliki pengetahuan baik sebesar 49,5%, sikap baik 68,4%, dan memanfaatkan pelayanan kesehatan 70,5%. Analisis uji Chi-Square mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan jenis kepesertaan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dari 95 peserta JKN di Desa Watudambo yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Penelitian ini diterapkan dengan desain deskriptif korelatif dan pendekatan cross-sectional untuk menilai hubungan antara pengetahuan dan sikap peserta JKN terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan pada tahun 2025.