p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Inovasi Daerah
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SIBAYA(Sistem informasi Belajar dan Berbudaya Terintegrasi dengan GPS dan Whastapp) Cristianto, Hari
Jurnal Inovasi Daerah Vol. 3 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jid.v3i1.31

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan pembelajaran tatap muka pada saat itu ditiadakan dan diganti dengan pembelajaran daring secara online. Kondisi saat itu mengharuskan proses pembelajaran harus tetap dilakukan, semua proses diseserahkan kepada guru sesuai dengan kemampuan dasar IT yang dimiliki, sehingga guru menggunakan media sosial seperti whastapp dan telegram serta beberapa Aplikasi Learning Management System yang sudah ada seperti Moodle, Microsoft Teams, Google Classroom dan masih banyak. Sehingga perlu sebuah sistem yang bisa digunakan untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan. Penelitian yang dilakukan pada mulanya adalah bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi berbasis web yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengawasan dalam hal proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah terdiri dari tahapan perencanaan, analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, dan pengujian atau biasanya disebut metode pengembangan Rapid Application Development. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah sistem informasi yang dapat mengotomatisasi berbagai proses pembelajaran dan menutupi kelemahan dari proses yang berjalan secara manual, dan membatu menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu bagi sekolah yang semula untuk pengawasan proses pembelajaran sampai ke program pembiasaan budaya-budaya baik. Hasil penelitian yang sudah berjalan telah menunjukkan jika sibaya yang dikembangkan telah menunjukan keberhasilan dalam meningkatkan dan memperbaiki dalam kecepatan, penyajian data dan akurasi data, dimana beberapa fiturnya mudah diakomodasi seperti fitur feedback, file management, absensi, pengumpulan tugas, dan masih banyak lagi. Tetapi masih sulit bagi pihak sekolah dalam hal ini kepala sekolah untuk memantau kelancaran proses pembelajaran yang telah dilakukan oleh guru dan siswa karena guru menggunakan beragram media yang mereka kuasai serta latar belakang kemampuan IT masing-masing guru.
JPRET(Jurnal Pintar Refleksi Eletronik Terotomatisasi) Terintegrasi dengan GPS dan Whastapp Cristianto, Hari
Jurnal Inovasi Daerah Vol. 4 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal pembelajaran elektronik (e-jurnal) semakin menjadi elemen penting dalam dunia pendidikan, terutama dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih fleksibel, efektif, dan efisien. Teknologi digital telah membawa transformasi besar dalam cara penyampaian materi dan evaluasi pembelajaran, menjadikan jurnal elektronik sebagai sarana yang vital untuk mendokumentasikan, mengakses, dan berbagi pengetahuan. Jurnal bisa memfasilitasi dan berkolaborasi antara pengajar dan siswa, memungkinkan pembelajaran berbasis data yang lebih transparan, serta memberikan akses cepat kepada sumber daya pendidikan yang relevan. Selain itu, jurnal elektronik mempermudah pengelolaan administrasi pendidikan, pengawasan kualitas pembelajaran, dan mempercepat distribusi informasi terkait perkembangan akademik. Dalam konteks ini, pentingnya penerapan jurnal pembelajaran elektronik tidak hanya meningkatkan kualitas pengajaran tetapi juga mendukung pencapaian tujuan pendidikan yang lebih inklusif dan merata. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi dalam bentuk jurnal elektronik harus menjadi prioritas bagi lembaga pendidikan dalam mempersiapkan sistem pembelajaran yang lebih adaptif di era digital ini. Untuk itu penulis akhirnya mengembangkan aplikasi dengan menggunakan metode Agile, penulis berasumsi dengan metode ini bisa mempercepat pengembangan program yang sudah ada karena metode Agile memiliki ciri fleksibel dan iteratif, dan secara teori cocok untuk pengembangan aplikasi yang membutuhkan adaptasi berkelanjutan dan umpan balik dari pengguna.