Heni Handayani, Heni Handayani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

A, The Mindfulness Sebagai Moderator Pada Hubungan Religiusitas Dengan Stress Heni Handayani, Heni Handayani
Jurnal Psikologi Islam Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Asosiasi Psikologi Islam (API) Himpsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47399/jpi.v9i1.134

Abstract

ABSTRACT The view of the santri who considered the boarding school order as a burden of activity and pressure and felt that they were unable to carry out the order resulted in stress on the students. The students' religious behavior shows that santri have high religiosity but the ability of students to face low stressors. Based on preliminary data, it was reported that the behavior and habits of the students in carrying out religious rituals and boarding school discipline showed mindlessness behavior so that researchers assumed that mindfulness could be a moderator to increase the relationship of religiosity and reduce stress. This research design uses multiple analysis with the MRA interaction model (Moderated Regression Analysis) with a sample size of 257 consisting of students Tsanawiyah, Aliyah and Lectures. The results of this study indicate that there is a relationship between religiosity and stress with α = 0.017 <0.05, R² = 0.24 (24%), t = -1.067 and mindfulness can prove to be a moderator variable that strengthens the relationship with stress religiosity with R₁ = 0.24 (24% ) and R₂ = 0.861 (86.1% Keywords: mindfulness, religiosity, stress, santri ABSTRAK Pandangan santri yang menganggap tata tertib pesantren sebagai beban aktivitas dan tekanan serta merasa dirinya tidak mampu untuk melaksanakan tata tertib tersebut mengakibatkan timbulnya stress pada santri. Perilaku kegamaan santri menunjukan bahwa santri memiliki religiusitas yang tinggi namun kemampuan santri dalam menghadapi stressor rendah. Berdasarkan data awal melaporkan bahwa perilaku dan kebiasaan santri dalam melaksanakan ritual keagamaan dan tata tertib pesantren menunjukan perilaku mindlessness sehingga peneliti berasumsi bahwa mindfulness dapat menjadi moderator untuk menaikan hubungan religiuitas dan menurunkan stress. Desain penelitain ini menggunakan analisis berganda dengan model interaksi MRA (Moderated Regression Analysis) dengan jumlah sample 257 terdiri dari siswa Tsanawiyah, Aliyah dan Kuliah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara religiusitas dengan stress dengan α = 0.017 < 0.05, R² = 0.24 (24%), t = -1.067 dan mindfulness terbukti dapat menjadi variabel moderator yang menguatkan hubungan religiusitas dengan stress dengan R₁ = 0.24 (24%) dan R₂ = 0.861 (86.1%) Kata kunci : mindfulness, religiusitas, stress, santri