Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas belanja online di shopee terhadap perilaku konsumtif mahasiswa di Kota Palopo, serta mengetahui tingkat intensitas belanja online di shopee dan tingkat perilaku konsumtif mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa aktif di beberapa perguruan tinggi di Kota Palopo yang pernah melakukan pembelian melalui aplikasi shopee. Sampel ditentukan menggunakan rumus cochran dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error 5%, sehingga diperoleh 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala likert dan dianalisis menggunakan uji instrumen, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, korelasi pearson, regresi linear sederhana, uji (t), dan koefisien determinasi (R2) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa mahasiswa memiliki intensitas belanja online di Shopee yang tinggi dan perilaku konsumtif yang cukup dominan. Analisis regresi mengungkapkan bahwa belanja online di Shopee berpengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi sebesar 57,8%. Temuan ini menegaskan perlunya literasi keuangan dan kemampuan pengendalian diri di kalangan mahasiswa, serta edukasi tentang kebiasaan konsumsi digital yang sehat agar penggunaan e-commerce tidak menimbulkan perilaku belanja berlebihan.