Claudia, Gabriella Rhema Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Anak terhadap Perlindungan Diri dan Batasan Pribadi melalui Edukasi Interaktif Claudia, Gabriella Rhema Putri; Chirstata, Bellachintya Reira
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjlm.v7i2.15977

Abstract

The issue of violence and abuse against children is a serious problem that requires special attention. This community service activity focuses on the importance of educating children about self-protection, privacy, and personal boundaries to prevent unwanted incidents. The activity was carried out at Nihayatus Solikin Islamic Boarding School. The aim of this program is to increase children’s awareness, sense of safety, and self-confidence regarding their rights over their own bodies. The strategy employed was an educational approach through interactive socialization, which included materials on private body areas, differences between good and bad touches, online safety, and steps to take when facing uncomfortable situations. The results showed an improvement in children’s understanding of their right to refuse and their courage to report to trusted adults. This community service successfully established an essential foundation for children to protect themselves in both real and digital environments. Isu kekerasan dan pelecehan terhadap anak merupakan permasalahan serius yang memerlukan perhatian khusus. Pengabdian ini berfokus pada pentingnya edukasi bagi anak-anak mengenai perlindungan diri, privasi, dan batasan pribadi untuk mencegah terjadinya tindakan yang tidak diinginkan. Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Nihayatus Solikin. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kesadaran, rasa aman, dan kepercayaan diri anak-anak terhadap hak mereka atas tubuh sendiri. Strategi yang digunakan ialah pendekatan edukatif melalui sosialisasi interaktif yang mencakup materi tentang area pribadi tubuh, perbedaan sentuhan baik dan buruk, keamanan di dunia maya, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan ketika menghadapi situasi yang tidak nyaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak-anak tentang hak untuk menolak serta keberanian untuk melapor kepada orang dewasa yang dipercaya. Pengabdian ini berhasil menanamkan pondasi penting bagi anak-anak dalam melindungi diri mereka, baik di lingkungan nyata maupun digital.