Permasalahan pada penanaman nilai karakter jujur dan tanggung jawab pada siswa ini terjadi di SMAN 2 Danau Sembuluh hal ini sesuai dengan keterangan kepala sekolah yang menyatakan bahwa akhir-akhir ini masih ada beberapa siswa yang melakukan pelanggaran-pelangaran yang seharusnya tidak lagi terjadi, pelanggaran tersebut seperti bolos, tidak mengerjakan tugas dan mencontek. Adapun tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui dan mendiskripsikan penanaman nilai karakter jujur pada siswa di SMAN 2 Danau Sembuluh. 2) untuk mengetahui dan mendeskripsikan penanaman nilai karakter tanggung jawab pada siswa di SMAN 2 Danau Sembuluh dan 3) untuk mengetahui dan mendiskripsikan kendala dan penyelesaian masalah dalam penanaman nilai karakter jujur dan tanggung jawab pada siswa di SMAN 2 Danau Sembuluh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan menggunakan pendekatan Deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah 3 orang guru. Data dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data/kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Penanaman nilai karakter jujur dan tanggung jawab pada siswa di SMAN 2 Danau Sembuluh dilakukan dengan beberapa cara di antaranya adalah dengan pembiasaan, keteladanan dan juga hukuman. 2) Kendala utama dalam penanaman nilai karakter jujur dan tanggung jawab pada siswa di SMAN 2 Danau Sembuluh adalah bersumber dari siswa yang memang tidak begitu mengindahkan program yang dilakukan oleh sekolah, seperti siswa tetap saja membuang sampah sembarangan, waktu jumat bersih malas-malasan bahkan bermain saja, sembunyi atau di kantin saat sholat dzuhur berjamaah dan sebagainya.