Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effectiveness of DBC Active Spine® and Hydrotherapy Interventions on Pain and Disability Due to Non-Specific Low Back Pain Jafar, Muhamad Ali
The Avicenna Medical Journal Vol. 4 No. 1 (2023): The Avicenna Medical Journal
Publisher : Faculty of Medicine, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/avicenna.v4i1.30782

Abstract

Background: Low Back Pain (LBP) is one of the most common painful condition that leading to disability and become a major public health problem. Non-specific low back pain   accounts for almost 90% of all cases. This study aims to determine the effects of land-based exercise using Documentation Based Care (DBC) Active Spine® and Hydrotherapy interventions on pain and disability due to Non-specific Low Back Pain (NLBP).Methods: A Quasi-experimental study on 24 samples obtained using a purposive sampling technique by considering the inclusion and exclusion criteria. The first and second groups consisted of 12 samples each receiving the hydrotherapy and DBC Active Spine® intervention. Measurement of pain and disability using the VAS and MODI instruments was carried out in the first intervention and the sixth intervention. The paired sample t-test was used to see the effect of each DBC Active Spine® and Hydrotherapy intervention on pain and disability. Independent sample t-test was used to see if there was a significant difference between the two interventions in reducing pain and disability. Results: The normality and homogeneity tests showed that the data obtained were normally distributed and had a homogeneous variance. DBC Active Spine® showed significant results on VAS and MODI which p-value=0.001 (the mean changes in VAS and MODI were 2.58 ± 0.90 and 13.33 ± 11.82, respectively). Hydrotherapy intervention showed statistically significant in VAS and MODI with p-values of 0.002 and 0.001 respectively (the mean changes in VAS and MODI were 2.33 ± 0.98 and 27.83 ± 9.00). Independent Sample T-Test showed insignificant results. The mean difference in VAS was 0.25 ± 0.38 (p-value 0.752), while the mean difference in MODI was 14.5 ± 4.3 ( p-value 0.277). Conclusion: DBC Active Spine® and Hydrotherapy interventions have a significant effect on reducing pain and disability in NLBP patients. There was no statistically significant difference between the two interventions.
Efektivitas Bridge Exercise dan Bird Dog Exercise terhadap Kemampuan Fungsional pada Pralansia dengan Low Back Pain Hidayah, Rahmada Hidayah; Shofhal, Shofhal Jamil; Jafar, Muhamad Ali
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.644

Abstract

Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang paling sering terjadi dan menjadi penyebab utama disabilitas. Kondisi ini banyak dialami pada kelompok usia pralansia akibat proses degeneratif, kelemahan otot penstabil tulang belakang, serta akumulasi beban mekanik. Low back pain dapat menurunkan kemampuan fungsional sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Latihan fisioterapi berupa latihan seperti bridge exercise dan bird dog exercise diketahui efektif meningkatkan fungsional pada pralansia yang mengalami low back pain, namun penelitian yang membandingkan efektivitas keduanya pada populasi pralansia masih terbatas. Tujuan: Mengetahui efektivitas bridge exercise dan bird dog exercise terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada pralansia dengan low back pain serta membandingkan efektivitas kedua latihan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan two group pretest-posttest. Responden adalah pralansia usia 45–59 tahun yang mengalami low back pain di Puskesmas Gamping I. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok bridge exercise dan kelompok bird dog exercise. Latihan diberikan selama 3 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Pengukuran kemampuan fungsional menggunakan Oswestry Disability Index (ODI) dan Straight Leg Raise (SLR) sebelum dan sesudah latihan. Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui pengaruh dan perbedaan efektivitas kedua latihan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa bridge exercise dan bird dog exercise sama-sama efektif meningkatkan kemampuan fungsional pada pralansia dengan low back pain (p < 0,05). Terdapat perbedaan efektivitas antara kedua latihan, di mana bird dog exercise memberikan peningkatan kemampuan fungsional yang lebih besar dibandingkan bridge exercise. Kesimpulan: Kedua latihan efektif untuk meningkatkan kemampuan fungsional pada pralansia yang mengalami low back pain, namun bird dog exercise lebih efektif dibandingkan bridge exercise dalam meningkatkan fungsional pada pralansia yang mengalami low back pain.