Martono, Wahid
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Net Profit Margin, Debt To Equity Ratio, Dan Current Ratio Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Sektor Basic Materials Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Martono, Wahid; Lahjie, Annisa Abubakar
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 9 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jiam.v9i1.14592

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh Net Profit Margin (NPM), Debt To Equity Ratio (DER), dan Current Ratio (CR) terhadap Pertumbuhan Laba pada perusahaan sektor Basic Materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menguji tiga variabel independen yaitu NPM, DER, CR. NPM berpengaruh pada variabel dependen yaitu pertumbuhan laba pada sektor Basic Materials di Bursa Efek Indonesia. Data sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling yang berjumlah 41 perusahaan pada periode 2019-2021. Total observasi penelitian adalah 123 observasi. Pendekatan atau teknik analisis yang digunakan adalah model regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Net Profit Margin (NPM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba; 2) Debt To Equity Ratio (DER) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba; 3) Current Ratio (CR) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba. Berdasarkan pada hasil penelitian di atas bahwasannya penelitian ini telah memberi bukti empiris yang telah dikaji bahwa NPM memiliki pengaruh terhadap naik turunnya pertumbuhan laba. Sehingga perusahaan harus meningkatkan NPM untuk meningkatkan pertumbuhan laba perusahaan, khususnya pada sektor Basic Materials. Sehingga dapat menarik banyak investor-investor untuk berinvestasi ke dalam perusahaan tersebut. Tetapi DER dan CR tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan sektor Basic Materials.