Hatmoko, Oktanta Tri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEREMPUAN SEBAGAI PELAKU DALAM SUBSISTEN SOSIAL DAN EKONOMI Hatmoko, Oktanta Tri
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 13 No. 1 (2024): Empati Edisi Juni 2024
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v13i1.39911

Abstract

Abstract. Women play a crucial role in maintaining autonomous subsistence bases. This is because women worldwide are often marginalized and face challenges in benefiting from modernization. As a result, women must act as agents of change for themselves and their communities, especially in economic, social, and ecological systems dominated by patriarchal paradigms. This study delves into the role of women as key actors in the subsistence projects undertaken by KCD Wahid. It focuses on economic, social, and environmental sustainability programs, as well as women's perceptions, beliefs, and attitudes toward their participation in these initiatives. Using a qualitative approach, the research explores the experiences of women activists in KCD Wahid, sheds light on women's empowerment, and applies the subsistence theory introduced by Mies & Bennholdt-Thomsen (1999). Additionally, case studies deepen the analysis of specific instances, such as the role of women in various aspects of subsistence. The findings reveal that KCD Wahid aims not only to improve women's well-being through economic empowerment but also to promote values of tolerance and diversity, aligning with Gus Dur's principles. Moreover, women are actively involved in social and environmental spheres, contributing to decision-making, leading projects, and initiating activities that positively impact their families and communities. This active involvement portrays women as catalysts for societal progress, offering alternatives to patriarchal viewpoints that disregard environmental concerns. This study demonstrates how KCD Wahid plays a role in economically empowering women, achieving financial independence, and reducing dependency, which is important for improving the welfare of women and their families.Keywords: Subsistence, Women Empowerment, Economic Sustainability, Social Sustainability. Abstrak. Peran perempuan sangat penting dalam mempertahankan basis subsisten yang otonom. Hal ini karena perempuan di seluruh dunia menjadi bagian dari kelompok terpinggirkan dan seringkali menghadapi kesulitan untuk mendapatkan manfaat dari proses modernisasi, sehingga perempuan harus menjadi agen perubahan bagi diri dan komunitasnya dalam berhadapan dengan sistem ekonomi, sosial, dan ekologis yang didominasi oleh paradigma patriakhis. Penelitian ini menganalisis peran perempuan sebagai aktor dalam projek subsisten yang dilakukan KCD Wahid. Oleh karena, penelitian ini fokus pada program keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan serta persepsi keyakinan, dan sikap perempuan terkait keterlibatannya dalam program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang digunakan untuk eksplorasi pengalaman perempuan penggerak dalam KCD Wahid, menjelaskan fenomena pemberdayaan perempuan, dan mengembangkan teori subsisten yang dikenalkan oleh Mies & Bennholdt-Thomsen (1999). Selain itu, studi kasus digunakan untuk memperdalam analisis terhadap suatu kasus unik, yang dalam hal ini adalah peran perempuan dalam konteks subsistenai berbagai aspek kehidupan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KCD Wahid bukan hanya didirikan untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan melalui pemberdayaan ekonomi, tetapi juga untuk mempromosikan nilai-nilai toleransi dan keberagaman, sejalan dengan pemikiran Gus Dur. Selain itu, peran perempuan meluas ke aspek sosial dan lingkungan, termasuk dalam pengambilan keputusan, kepemimpinan proyek, dan kegiatan yang membawa perubahan positif bagi keluarga dan lingkungan mereka. Peran ini mencerminkan perempuan sebagai agen perubahan dalam memajukan masyarakat secara keseluruhan dan menyediakan alternatif bagi pandangan patriarki yang mengabaikan lingkungan. Penelitian ini menunjukkan bagaimana KCD Wahid berperan dalam memberdayakan perempuan secara ekonomi, mencapai kemandirian finansial, dan mengurangi ketergantungan, yang penting untuk peningkatan kesejahteraan perempuan dan keluarganya.Kata Kunci: Subsisten, Perempuan Pemberdayaan, Keberlanjutan Ekonomi, Keberlanjutan Sosial.