Nurhayati, Nani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Respons Romantisme Distress Solastalgia Dalam Seni Lukis Abstrak Nurhayati, Nani
Journal of Contemporary Indonesian Art Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jocia.v8i1.7048

Abstract

Hilangnya sebuah esensi teritori yang bisa disebut ‘rumah’ telah terjadi pada kampung halaman sendiri. Kondisi di mana kita merasa terasing di rumah sendiri, merasakan kerinduan pada tempat yang ditinggali namun rusak akibat perubahan lingkungan. Solastalgia adalah istilah baru yang dicetuskan oleh Glenn Albrect ahli psikiatri dan filsuf lingkungan asal Australia pada tahun 2005 yang cocok untuk menggambarkan koneksi emosi antara penulis dengan kampung halaman. Majalengka mengalami krisis lahan akibat pembangunan kota insdutri yang telah membuat warganya menjadi buruh di rumah sendiri. Sebagian warga yang hidup bertumpu pada lahan tersebut mengalami kondisi distress ini akibat kehilangan lahan secara paksa oleh pemerintah yang ingin membangun banyak pabrik asing sedangkan Majalengka terkenal dengan lanskap dan budaya agrokultur yang sangat baik. Penelitian ini merupakan representasi bagaimana kondisi distress dilepaskan secara romantis sebagai intervensi diri dalam upaya penyadarana atas adanya distress solastalgia. Kebaruan yang ditawarkan pada penelitian ini adalah cara penyajian karya yang tidak selazimnya yaitu direspons secara romantis. Solastlagia telah banyak digunakan pada penciptaan karya namun kebanyakan direpresentasikan sesuai dengan kondisi sebuah distress apa adanya yang identik dengan warna gelap dan kelam. Penelitian ini bertujuan untuk menafsirkan kesadaran yang timbul pada karya seni lukis abstraksi dengan komposisi warna cerah dengan bentuk geometris sebagai respons intervensi diri terhadap distress tersebut.