Hasibuan, Liliana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Profesional dalam Membantu Mengatasi Gangguan Psikologis pada Anak Korban Kekerasan Seksual Hasibuan, Liliana
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 4, No 1 (2022): Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/bki.v4i1.5808

Abstract

Berdasarkan tingginya angka kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur yang menyebabkan dampak buruk bagi anak mulai dari hilangnya keceriaan di masa kanak kanak, munculnya sikap intrusif serta menghindari dari sosial dan rusaknya masa depan anak sampai berujung kematian,menjadi latarbelakang peneliti untuk memaparkan hasil tulisan berupa bantuan  yang bisa diberikan untuk anak dalam mengatasi masalah yang dihadapi berkenaan dengan masalah berkaitan. Sehingga dapat mencegah terjadinya dampak yang dikhawatirkan tersebut.  Adapun bantuan yang dimaksud adalah konselor sebagai profesional dibidang psikologis pada penelitian ini.  Penelitian inimerupakan studi pustaka menggunakan metode deskriptifuntuk mendeskripsikan masalah masalah yang terjadidilapangan maupun berdasarkan media elektronik yang akurat dan apa adanya serta memaparkan peran profesional dalam membantu menangani anak korban kekerasan seksual melalui studi buku, artikel, karya ilmiah berupa jurnal, skripsi dan informasi lainnya yang berkaitan dengan masalah penelitian. Tulisan ini dapat menjelaskan bahwa anak korban kekerasan seksual bisa disebabkan oleh beberapa hal dan anak korban kekerasan seksual dapat mengalami trauma berkepanjangan serta hambatan perkembangannya sehingga konselor sebagai profesi penolong sangat diharapkan bantuannya. Empati yang dalam yang dimiliki pribadi konselor serta penggunaan beberapa tekhnik konseling dapat membantu anak melewati masa suramnya, menemukan semangat dan harapannya kembali, tentu semua ini harus dilakukan dengan keterlibatan orangtua yang sangat penting perannya sebagai pendamping anak.
Ecognizing Baby Blues as a Preventive Measure: Mengenal Baby Blues sebagai Upaya Pencegahan Hasibuan, Liliana
JURNAL TILA ( Tarbiyah Islamiyah Lil Athfaal ) Vol. 5 No. 2 (2025): Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal- Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/tila.v5i2.2694

Abstract

Pada dasarnya baby blues merupakan depresi ringan dan mayoritas terjadi pada ibu baru melahirkan dan akan hilang dalam beberapa minggu setelah melahirkan apabila ditangani dengan tepat, akan tetapi kejadian baby blues ini akan menyita perhatian kita sebab ada dampak yang ditimbulkan pada ibu baru melahirkan serta pada  bayinya yang cukup mengkhawatirkan dan sudah pada kategori depresi berat jika tidak disadari lebih awal sehingga topik ini perlu untuk dikaji lebih lanjut sebagai upaya pencegahan. Baby blues ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya kurangnya pengetahuan ibu, kurangnya dukungan sosial, ibu primipara, ibu dengan peran ganda, faktor biologis atau hormon, faktor ekonomi, faktor usia dan lainnya. Gejala yang muncul digambarkan dengan kecemasan, emosi yang teramat labil, overthinking, dan sedih yang datang secara tiba-tiba. Adapun penelitian baby blues ini bersumber pada literatur kajian ilmiah dilengkapi dari narasi peneliti jenis fenomenologi sehingga akan ditemukan banyak pemaparan yang akan menghasilkan bahwa baby blues dapat dicegah dengan memperbanyak pengetahuan serta pemahaman bagi ibu yang akan melahirkan. Selain itu, ibu dan ayah perlu memahami perawatan baby guna memberikan hal terbaik untuk anak dalam tumbuh kembangnya serta ibu dan ayah perlu memahami parenting ala Nabi untuk mendapatkan cara pendidikan agar selamat dan bahagia dunia akhirat.