Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas 23 Ilir Palembang Mardalena Rahmi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare masih menjadi masalah kesehatan utama di negara berkembang, khususnya di Indonesia, salah satu pencegahan diare adalah dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) keluarga namun PHBS di Indonesia masih di bawah target nasional, begitu pula dengan Puskesmas 23 Ilir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan kejadian diare yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas 23 Ilir. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh anak balita yang berobat ke Puskesmas 23 Ilir pada bulan Maret - Mei 2023, dengan jumlah sampel 91 orang yang diambil secara acak sederhana (Simple Random Sampling). jumlah populasi dalam penelitian ini yaitu 117 balita Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dilakukan pada bulan Mei 2023. Hasil analisis uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square menunjukan ada hubungan (p< 0.05) ada hubungan antara ASI Eksklusif dengan kejadian diare pada balita (p value = 0,01), tidak ada hubungan antara menimbang bayi/balita setiap bulan dengan kejadian diare pada balita (p value = 0,22), tidak ada hubungan antara penggunaan air bersih dengan kejadian diare pada balita (p value = 0,069), tidak ada hubungan antara cuci tangan pakai sabun dan air bersih dengan kejadian diare pada balita (p value = 0,072), tidak ada hubungan antara menggunakan jamban sehat dengan kejadian diare pada balita (p value = 0,583).Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas 23 Ilir adalah variabel ASI Eksklusif, dengan dengan nilai OR yaitu 5,135
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penerapan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) SDN 141 Kota Palembang Mardalena Rahmi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semua anak Indonesia berhak mendapatkan lingkungan yang aman, bersih dan sehat di sekolah, sebagaimana dijamin dalam konstitusi negara, UUD 1945. Kesehatan lingkungan sekolah sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan jasmani maupun rohani sehingga terhindar dari pengaruh negatif yang dapat merusak kesehatan. Hal tersebut dilakukan dengan meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan derajat kesehatan peserta didik maupun warga belajar, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan penerapan PHBS di SDN 141 Kota Palembang. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan desain penelitian survey analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 3 sampai dengan kelas 6 SD di SDN 141 Kota Palembang yang berjumlah 43 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara variabel sikap siswa (nilai p = 0,009), tindakan siswa (nilai p= 0,004), peran teman sebaya (nilai p= 0,013) dan peran guru (nilai p = 0,029) terhadap penerapan PHBS. Disarankan kepada manajemen sekolah dan para wali murid untuk meningkatkan PHBS peserta didik dengan memperbaiki sikap dan tindakan. Selain itu, manajemen sekolah membangun peran sesama peserta didik dan peran guru dalam mendukung capaian PHBS.
Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dan Tingkat Pendidikan Ibu Dengan Kejadian Diare Mardalena Rahmi
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 14 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare masih menjadi penyumbang angka kematian di Indonesia terutama pada balita. ASI eksklusif memiliki peranan penting karena di dalam ASI terdapat kolostrum yang berfungsi sebagai zat kekebalan. Faktor lain yang berperan dalam penanganan dan pencegahan diare pada balita tingkat pendidikan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian asi eksklusif dan tingkat pendidikan ibu dengan kejadian diare. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Pakjo Palembang, pada tanggal 24 Juni-6 Juli 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang yang mempunyai anak balita yang datang berobat ke Puskesmas Pakjo palembang. Sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 30 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling, dan teknik analisis yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara pemberian asi eksklusif dengan kejadian diare dengan nilai p value 0,021 < 0,05. Tidak ada hubungan yang siginifikan antara tingkat pendidikan ibu dengan kejadian diare,dengan nilai p value 0,448 >0,05. Disarankan untuk tenaga kesehatan Puskesmas Pakjo palembang dapat memberikan program konseling bimbingan pemberian asi eksklusif setiap minggu guna menekan angka kejadian diare.