Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bingkai Pemberitaan Himbauan Pemerintah Indonesia Terkait Covid-19 di Situs Berita Online Wijayanti, Sri; Utami, Isti Purwi Tyas
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 5 No. 1 (2022): September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.v5i1.780

Abstract

This study aims to determine the framing of the government's appeal related to Covid-19 by online news sites. It is important and interesting to study because ideally online news sites play a major role in disseminating government policies in the context of health communication to the public through their news. But in reality, at the beginning of the pandemic, reporting on online news sites actually caused an infodemic. For this reason, this research takes the period from March to July 2020 which is the initial phase of the pandemic period in Indonesia as well as the initial period of issuing government appeals related to Covid-19. This study chose Kompas.com and Tempo.co as research subjects with consideration of their credibility as trusted news sites so far in Indonesia. The method used is framing analysis with Pan and Kosicki devices in order to obtain a comprehensive analysis related to the structure of the news. The research findings result in differences in the framing of government appeals between the two news sites. Kompas.com focuses on reporting by prioritizing the educational function to support government performance. So they chose to explore the how element in the news packaging. On the other hand, Tempo.co focuses on news that carries an informative function to carry out its role as social control over government performance. For this reason, Tempo.co packs more of a why element in its reporting. However, the research findings show that framing the government's appeal about COVID-19 is useful in building health and risk information that is important as a source of information and risk mitigation.
Sembilan Elemen Jurnalisme dalam Liputan Investigatif Judi Daring Kamboja pada Kompas.id Janitra, Rand Nida Shafa; Utami, Isti Purwi Tyas; Tyas Utami, Isti Purwi
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 11 No 2: April 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/ekp8jz45

Abstract

Judi daring Kamboja merupakan kejahatan transnasional yang memanfaatkan celah hukum terkait legalitas judi daring. Selain melibatkan tenaga kerja ilegal asal Indonesia sebagai operator, bisnis ilegal ini juga menyasar kelompok masyarakat menengah ke bawah sebagai korban. Kompas.id menjadi media pertama yang melakukan liputan investigasi langsung ke pusat judi daring di Kamboja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi sembilan elemen jurnalisme menurut Bill Kovach dan Tom Rosenstiel dalam liputan investigasi judi daring Kamboja oleh Kompas.id. Penelitian menggunakan paradigma interpretif, jenis penelitian kualitatif dengan analisis berita dan wawancara mendalam bersama jurnalis yang menjadi anggota tim liputan. Hasil penelitian menemukan bahwa Kompas.id secara konsisten mengimplementasikan sembilan elemen jurnalisme dalam 19 laporan investigasi sesuai fungsinya sebagai watch dog dengan setia pada kebenaran dan ferivikasi. Tantangan terbesar adalah upaya menjaga independensi dan keberimbangan karena kasus merupakan kejahatan lintas negara yang melibatkan banyak kepentingan. Temuan menarik dalam penelitian adalah pertama, aspek legalitas hukum judi daring antara dua negara menjadi dilema besar bagi pemerintah Indonesia dalam penuntasan kasus, kedua, terobosan Kompas.id yang membuka saluran bagi respon publik melalui grup WhatsApp dan editor talk terkait hasil laporan investigasi sebagai pertanggungjawaban pada publik. Selain itu perlindungan narasumber pun menjadi perhatian utama mengingat fokus liputan merupakan kejahatan transnasional berisiko tinggi.