Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Merokok Dengan Derajat Asma di Wilayah Kerja Puskesmas Sebamban II Angsana Novendra, Alda; Hamzah, Hamzah; Harun, Lukman
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 5 (2024): Oktober 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i5.1494

Abstract

Penderita asma mengalami peningkatan setiap tahunnya. Asma belum bisa disembuhkan, tetapi penatalaksanaan yang tepat dapat mengontrol gejala dan mengurangi frekuensi kambuhan. Banyak faktor yang mempengaruhi ke kambuhan asma salah satunya adalah merokok. gejala asma berulang dapat dikategorikan menggunakan derajat asma. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara merokok dengan derajat asma di wilayah kerja Puskesmas Sebamban II Angsana. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Responden berjumlah 51 orang penderita asma yang mengalami serangan asma selama kurang dari satu bulan terakhir di wilayah kerja Puskesmas Sebamban II Angsana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah perokok ringan yaitu sebanyak 23 orang (45,1%) dan sebagian besar derajat asma responden adalah intermitten yaitu sebanyak 23 orang (45,1%). Hasil uji statistik menunjukan nilai significancy (p-value) 0,006 atau < 0,05 yang menunjukkan bahwa korelasi antara kebiasaan merokok dengan derajat asma adalah bermakna. Penelitian ini mengungkapkan adanya hubungan signifikan antara merokok dan derajat asma, dimana merokok meningkatkan frekuensi serangan asma dan memperburuk keparahan gejala.
Association of Smoking, Obesity, and Psychological Stress with Asthma Severity Among Adult Patients: A Cross-Sectional Study Harun, Lukman; Mira, Mira; Novendra, Alda; Julianto, Julianto
Journal of Applied Nursing and Health Vol. 8 No. 2 (2026): Journal of Applied Nursing and Health
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/janh.v8i2.666

Abstract

Background: Asthma is a chronic inflammatory airway disease that causes breathing difficulties and affects approximately 12 million people in Indonesia. Smoking status, obesity, and psychological stress have been associated with increased asthma severity and poor outcomes. However, few studies have simultaneously examined the relative influence of these factors on asthma severity among adult patients with asthma in primary healthcare settings. Therefore, this study aimed to analyze the association of smoking status, obesity, and psychological stress with asthma severity. Methods: A quantitative cross-sectional study was conducted among 51 adult asthma patients who had experienced an asthma attack within the previous month and were recruited through purposive sampling. Smoking status was assessed using the Brinkman Index, obesity using Body Mass Index (BMI), psychological stress level using the Perceived Stress Scale (PSS), and asthma severity using clinical classification criteria. Data were analyzed using Spearman’s rank correlation and multivariable ordinal logistic regression, with p < 0.05 considered statistically significant. Results: Among 51 participants, 45.1% had intermittent asthma. Smoking status (r = 0.377, p = 0.006), obesity (r = 0.264, p = 0.041), and psychological stress level (r = 0.375, p = 0.007) were significantly associated with asthma severity. Multivariable ordinal logistic regression revealed that smoking status (aOR = 5.23, 95% CI: 1.35–20.33, p = 0.017) and psychological stress level (aOR = 8.56, 95% CI: 1.64–44.79, p = 0.011) were independently associated with mild persistent asthma compared to those with intermittent asthma. Although obesity contributed significantly to the overall model, its adjusted effect estimates were imprecise and warrant cautious Interpretation. Conclusion: Smoking status and psychological stress were independently associated with asthma severity. Conversely, the association between obesity and asthma severity should be interpreted cautiously because of the imprecise effect estimate and limited statistical power. Of all factors, psychological stress demonstrated the strongest adjusted association with asthma severity.