Sari, Fitri
Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Anak Susuan Dalam Hadis Nabi dan Pandangan Ulama Sari, Fitri
Jurnal Penelitian Medan Agama MEDAN AGAMA, Vol. 9, No. 2, 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Medan Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang didiskusikan dalam tulisan ini adalah bagaimana pandangan hadis Nabi saw. terhadap anak susuan, kemudian seberapa banyak atau berapa kali si anak menyusu untuk timbulnya hubungan susuan yang pada akhirnya akan menyebabkan haramnya menikahi saudara sepersusuan. Karena terdapat perbedaan pendapat dikalangan ulama mengenai berapa banyak kadar menyusui hinggak dikatakan bahwasanya anak tersebut menjadi anak susuan. Pertama, menurut Daud az-Zahiri (tokoh fikih Mazhab az-Zahiri) kadar susuan yang mengharamkan nikah itu minimal tiga kali hisap, dan jika kurang dari itu tidak haram bagi lelaki menikahi perempuan tempat ia menyusu. menurut ulama Mazhab Syafi’I dan Mazhab Hanbali, kadar susuan yang mengharamkan nikah adalah lima kali susuan atau lebih, dan dilakukan secara terpisah. Ketiga, menurut ulama Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki, kadar susuan yang mengharamkan seorang lelaki menikahi wanita tempat ia menyusu itu tidak ada batasan yang tegas, dan yang penting adalah air susu yang diisap itu sampai ke perut anak, sehingga memberikan energi dalam pertumbuhan anak. Maka dari itu penulis akan melihat hadis-hadis yang berkaitan mengenai anak susuan, gamabaran umum tentang pengertian anak susuan, kemudian pendapat ulama mengenai anak susuan