Roviega, Wahyu Putra
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI PERHITUNGAN HARGA POKOK PESANAN SEBAGAI PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA PT. XXX DI SIDOARJO Ikhwan, Muhammad Ariful; Darno, Darno; Utama, Adek Yoan; Kuncara, Andre Brata; Roviega, Wahyu Putra
Abiwara : Jurnal Vokasi Administrasi Bisnis Vol. 2 No. 2: Maret 2021
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.352 KB) | DOI: 10.31334/abiwara.v2i2.1403

Abstract

Peneltitian ini di lakukan di PT XXX yang berdomisili di Sidoarjo. Tujuan dari penelitian ini adalah, untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi berdasarkan perusahaan Vs perhitungan harga pokok produksi berdasarkan pesanan.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data di lakukan dengan cara melakukan observasi di lapangan, wawancara dengan pihak terkait, selain itu penulis memberikan surat permohonan yang berisikan permintaan data variable dan data lain yang di butuhkan kepada pihak perusahaan.Hasil dari penelitian ini terdapat perbedaan harga pokok produksi berdasarkan perusahaan dengan metode harga pokok pesanan. Hasil perhitungan menurut perusahaan untuk harga pokok produksi untuk tipe FA1.6,sebesar Rp. 4.692, FA1.2 sebesar Rp. 3.756 , FAL1.6 sebesar Rp. 3974, FAL1.2 sebesar Rp 3.257, FK1.2 sebesar Rp. 3154, FK1.0 sebesar Rp. 3381. Kesimpulan rata-rata harga pokok produksi perusahaan adalah Rp. 3709. Sedang menurut metode harga pokok pesanan menghasilkan untuk tipe FA1.6,sebesar Rp. 4.043, FA1.2 sebesar Rp. 3.077 , FAL1.6 sebesar Rp. 3.264, FAL1.2 sebesar Rp 2577, FK1.2 sebesar Rp. 2.701, FK1.0 sebesar Rp. 2884. Sehingga rata-rata harga pokok produksinya adalah Rp. 3091, selisih rata-ratanya adalah Rp. 618. Hal itu di sebabkan karena perusahaan belum menghitung seluruh biaya variable bahan penolong serta biaya perawatan mesin. Penulis dapat menyimpulkan bahwa metode yang di gunakan perusahaan kurang tepat, penting bagi perusahaan untuk melakukan evaluasi dalam menentukan harga pokok produksinya.