SANTOSO, ANNURTIKAWATI
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REPRESENTASI ADEGAN KEKERASAN PADA TOKOH VICKI MALONEY DALAM FILM “HOUNDS OF LOVE” (Analisis Semiotika Adegan Kekerasan Pada Tokoh Vicki Maloney Dalam Film “Hounds Of Love”) SANTOSO, ANNURTIKAWATI
JURNAL KOMUNITAS Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Komunitas, Vol.7, No.1, Maret 2021
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada “Representasi Adegan Kekerasan Pada Tokoh Vicki Maloney dalam Film “Hounds of Love”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi kekerasan pada tokoh Vicki Maloney dalam film “Hounds of Love”. Film ini menghadirkan gambaran kekerasan berdasarkan fenomena-fenomena yang terjadi di kehidupan masyarakat. Film “Hounds of Love” merupakan film yang bergenre horror dan crime. Film ini menceritakan tentang seorang gadis yang diculik oleh sepasang suami istri psikopat yang memiliki kebiasaan buruk yaitu menculik, menyiksa dan membunuh gadis-gadis yang mereka temui dijalan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Teori Rolands Barthes dengan signifikasi dua tahap yang meliputi denotasi, konotasi dan mitos. Makna denotasi merupakan makna paling nyata yang nampak dalam film dan dijadikan makna awal. Makna konotasi adalah makna tambahan berupa kata-kata yang dapat memperkuat makna awal, yang dimana mengandung perasaan atau nilai tertentu setelah makna awal. Sedangkan makna mitos merupakan dugaan terhadap tindakan kekerasan yang terjadi dan dapat dilihat dari beberapa aspek, baik darisegi budaya atau keyakinan masyarakat. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat adegan yang mereprensentasi kekerasan yang terjadi pada Tokoh Vicky Maloney dalam film “Hounds of Love” yang dikategorikan mejadi 3 kategori menurut Teori Johan Galtung, 3 kategori tersebut meliputi : (1) Kekerasan fisik; (2) Kekerasan psikis; (3) Kekerasan seksual.
REPRESENTASI ADEGAN KEKERASAN PADA TOKOH VICKI MALONEY DALAM FILM “HOUNDS OF LOVE” (Analisis Semiotika Adegan Kekerasan Pada Tokoh Vicki Maloney Dalam Film “Hounds Of Love”) SANTOSO, ANNURTIKAWATI
JURNAL KOMUNITAS Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Komunitas, Vol.7, No.1, Maret 2021
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada “Representasi Adegan Kekerasan Pada Tokoh Vicki Maloney dalam Film “Hounds of Love”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi kekerasan pada tokoh Vicki Maloney dalam film “Hounds of Love”. Film ini menghadirkan gambaran kekerasan berdasarkan fenomena-fenomena yang terjadi di kehidupan masyarakat. Film “Hounds of Love” merupakan film yang bergenre horror dan crime. Film ini menceritakan tentang seorang gadis yang diculik oleh sepasang suami istri psikopat yang memiliki kebiasaan buruk yaitu menculik, menyiksa dan membunuh gadis-gadis yang mereka temui dijalan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Teori Rolands Barthes dengan signifikasi dua tahap yang meliputi denotasi, konotasi dan mitos. Makna denotasi merupakan makna paling nyata yang nampak dalam film dan dijadikan makna awal. Makna konotasi adalah makna tambahan berupa kata-kata yang dapat memperkuat makna awal, yang dimana mengandung perasaan atau nilai tertentu setelah makna awal. Sedangkan makna mitos merupakan dugaan terhadap tindakan kekerasan yang terjadi dan dapat dilihat dari beberapa aspek, baik darisegi budaya atau keyakinan masyarakat. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat adegan yang mereprensentasi kekerasan yang terjadi pada Tokoh Vicky Maloney dalam film “Hounds of Love” yang dikategorikan mejadi 3 kategori menurut Teori Johan Galtung, 3 kategori tersebut meliputi : (1) Kekerasan fisik; (2) Kekerasan psikis; (3) Kekerasan seksual.