Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kemampuan komunikasi interpersonal dengan perilaku alone together pada remaja. Studi ini dilakukan terhadap 75 siswa kelas XI di MAN 2 Ciamis dengan menggunakan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas skala komunikasi interpersonal dan skala alone together. Hasil uji reliabilitas menunjukkan bahwa skala komunikasi interpersonal memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,764, sedangkan skala alone together memperoleh nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,911, yang keduanya berada dalam kategori reliabel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Sebelum dilakukan uji korelasi, data diuji terlebih dahulu melalui uji prasyarat yang meliputi uji normalitas dan uji linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi interpersonal responden berada pada kategori rendah (16%) dan sedang (84%). Sementara itu, perilaku alone together berada pada kategori rendah (16%), sedang (72%), dan tinggi (12%). Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kemampuan komunikasi interpersonal dengan perilaku alone together, dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p<0,05) dan koefisien korelasi sebesar -0,358. Temuan ini menunjukkan bahwa rendahnya kemampuan komunikasi interpersonal dapat berkontribusi terhadap meningkatnya perilaku alone together di kalangan remaja. Oleh karena itu, diperlukan intervensi pendidikan yang menekankan pada pengembangan keterampilan komunikasi interpersonal melalui pembelajaran di kelas, kegiatan ekstrakurikuler, serta peningkatan kualitas interaksi sosial di lingkungan sekolah. Upaya ini penting untuk mencegah kecenderungan remaja menarik diri secara sosial meskipun secara fisik berada dalam kelompok. Abstract This study aims to examine the relationship between interpersonal communication skills and alone together behavior among adolescents. The study involved 75 eleventh-grade students at MAN 2 Ciamis, selected using a simple random sampling technique. The research instruments consisted of an interpersonal communication scale and an alone togetherbehavior scale. Reliability testing showed that the interpersonal communication scale had a reliability coefficient of 0.764, while the alone together scale had a Cronbach’s Alpha value of 0.911, indicating that both instruments were reliable. Data analysis was conducted using the Pearson Product Moment correlation test. Prior to the correlation analysis, prerequisite tests were performed, including normality and linearity tests. The results indicated that interpersonal communication skills among respondents were in the low category (16%) and moderate category (84%). Meanwhile, alone together behavior was categorized as low (16%), moderate (72%), and high (12%). The correlation test revealed a significant negative relationship between interpersonal communication skills and alone together behavior, with a significance value of 0.002 (p < 0.05) and a correlation coefficient of -0.358. These findings suggest that lower interpersonal communication skills may contribute to higher levels of alone together behavior among adolescents. Therefore, educational interventions that emphasize the development of interpersonal communication skills—through classroom learning, extracurricular activities, and the enhancement of social interaction quality within the school environment—are essential to prevent adolescents from socially withdrawing despite being physically present in group settings.