Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tax avoidance dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan yang dimoderasi oleh ukuran perusahaan pada perusahaan sektor Consumer Non-Cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Data tersebut diperoleh dari laporan yang dipublikasikan oleh perusahaan melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia serta sumber lain yang relevan. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria tertentu yang telah ditetapkan oleh peneliti. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh sebanyak 26 perusahaan sektor Consumer Non-Cyclical yang dijadikan sebagai sampel penelitian. Dengan periode pengamatan selama lima tahun, maka total data yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 130 objek pengamatan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi berganda, uji F, uji t, serta Moderated Regression Analysis (MRA) untuk melihat peran ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Seluruh proses pengolahan data dilakukan dengan menggunakan software Eviews versi 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tax avoidance dan kebijakan dividen secara simultan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Secara parsial, tax avoidance tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan kebijakan dividen berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Selain itu, ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh tax avoidance maupun kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan.