Angelina Djami, Rani Valentina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberian Penyuluhan Kesehatan Sebagai Upaya Pengendalian Hipertensi Kepada Keluarga Pasien Yang Akan Dilakukan Anestesi Lewar, Emanuel Ileatan; Yusniawati, Yustina; Maharyawan, I Wayan Agus; Putra, I Gde Agus Shuasedana; Angelina Djami, Rani Valentina
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v5i1.663

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik melebihi 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik melebihi 90 mmHg. Adanya kondisi hipertensi dapat mempengaruhi prosedur operasi yang akan dijalani oleh pasien, hal ini karena beberapa obat anestesi dapat menurunkan tekanan darah selama proses pembiusan. Maka penting untuk memantau penggunaan obat anti hipertensi yang sedang dikonsumsi oleh pasien agar tidak terjadi penurunan tekanan darah secara berlebihan akibat pengaruh obat anti hipertensi dan juga obat anestesi yang diberikan. Sebab kondisi penurunan tekanan darah secara berlebihan justru akan menjadi masalah baru, terutama apabila operasi sedang berlangsung dan memperpanjang waktu pulih sadar pasca anestesi umum. Tujuan dari PKM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dan pasien tentang resiko komplikasi hipertensi pada saat menjalani prosedur anestesi dan pembedahan. Metode yang digunakan pada PKM ini adalah penyuluhan dan pendekatan kepada keluarga dan pasien yang akan melakukan operasi dan anestesi di poli anestesi tentang hipertensi, penggunaan obat hipertensi, prosedur pembedahan dan anestesi dengan penyakit hipertensi dan tatalaksana agar tensi tetap stabil dan teratur baik selama proses pembedahan, maupun selama perawatan. Adapun kegiatan ini dilakukan dengan persiapan materi, leaflet, dan pemberi penyuluhan serta melakukan posttest, selanjutnya pada tahap proses yaitu memberikan edukasi secara langsung, dan setelah kegiatan penyuluhan dilakukan posttest untuk mengevaluasi pemahaman peserta tentang materi yang diberikan. Hasil yang diperoleh yaitu dari 20 peserta yang mengikuti setelah dilakukan pretest dan posttest maka diperoleh hasil pretest dengan rata rata nilai pretest 60, dan setelah dilakukan pemberian edukasi dan posttest diperoleh hasil rata rata nilai posttest adalah 90. Kesimpulan pada PKM ini yaitu pemberian penyuluhan tentang upaya pengendalian hipertensi kepada keluarga pasien dapat meningkatkan pengetahuan keluarga pasien dan pasien akan pentingnya menjaga tekanan darah pasien ketika akan dilakukan tindakan operasi di praanestesi, maka dari itu penting melakukan pendekatan dan pendampingan kepada pasien dan keluarga akan pengendalian hipertensi agar pasien dapat memahami bahaya dari hipertensi. Kata Kunci: Pengetahuan keluarga, Hipertensi Praoperasi, Anestesi
MANAGEMENT OF “SIGAP-ANESTHESI”: SYNERGY OF AMPLE EDUCATION AND BASIC LIFE SUPPORT TO ENHANCE PRE-ANESTHESIA PREPAREDNESS OF HYPERTENSIVE PATIENTS’ FAMILIES IN THE CENTRAL SURGICAL INSTALLATION WAITING AREA OF BANGLI REGIONAL GENERAL HOSPITAL Ni Putu Yusniawati, Yustina; Shuarsedana Putra, I Gde Agus; Ileatan Lewar, Emanuel; Sri Rahayuni, Ni Wayan; Angelina Djami, Rani Valentina; Juniawan, Putu Denny; Carisa Meikayani, Ida Ayu; Feri Irawan, I Kadek
Community Service Journal of Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Community Service Journal of Indonesia
Publisher : Institute for Research and Community Service, Health Polytechnic of Kerta Cendekia, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36720/csji.v7i2.868

Abstract

Hypertension is a chronic condition that often remains asymptomatic but is associated with a high risk of perioperative complications. In adults, hypertension is classified as essential or secondary, while in pregnancy it presents as gestational hypertension or preeclampsia, which may progress to HELLP syndrome. Patients with hypertension undergoing surgical procedures are at increased risk of complications, including stroke, arrhythmias, and mortality, particularly when blood pressure is poorly controlled. Certain anesthetic agents, such as sevoflurane and propofol, may induce significant hypotension, highlighting the importance of comprehensive pre-anesthetic assessment. The AMPLE approach (Allergy, Medication, Past Medical History, Last Meal, Environment/Event) serves as a systematic method to identify perioperative risks and support safe anesthesia planning.Preliminary observations at Bangli Regional Hospital reported 20–30 surgical cases with comorbid hypertension per month, including 10–20 cases of gestational hypertension. To address this issue, a community service program was conducted to provide education on pre-anesthetic assessment using AMPLE and Basic Life Support (BLS) training for patients’ families. The program was positively received, with participants demonstrating appropriate BLS techniques and actively engaging during counseling sessions. These findings suggest that routine implementation of AMPLE education and BLS training may enhance family preparedness and patient safety in perioperative and emergency situations.