Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Inovasi Budidaya Ayam KUB Janaka: Model Transformasi Pertanian Berbasis Komunitas di KWT Mekar Jannah, Argodadi, Sedayu Hani Irawati; Okimustava; Dian Artha Kusumaningtyas; Arief Kurniawan; Bambang Sudarsono; Eko Susanto
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2706

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Jannah, Argodadi, Sedayu, Bantul, dengan fokus pada pengembangan budi daya ayam KUB (Kampung Unggul Balitbang) Janaka sebagai alternatif peningkatan ekonomi keluarga sekaligus pemberdayaan perempuan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan pengetahuan teknis tentang budi daya ayam secara modern serta minimnya dukungan sarana dan prasarana. Solusi yang ditawarkan meliputi pelatihan teknis budi daya ayam KUB, pembangunan kandang percontohan, pendampingan intensif, pelatihan pembuatan pakan mandiri, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan dengan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman anggota terhadap teknik budi daya ayam, dengan rata-rata skor pemahaman meningkat dari 52% (pre-test) menjadi 86% (post-test). Selain itu, KWT Mekar Jannah berhasil membangun dua unit kandang representatif, memperoleh keterampilan baru dalam manajemen pemeliharaan ayam, serta mampu memproduksi pakan mandiri yang menekan biaya produksi hingga 20% lebih hemat dibanding pakan komersial. Dampak program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas dan keterampilan anggota KWT, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi rumah tangga dan ketahanan pangan lokal, sehingga budi daya ayam KUB Janaka terbukti menjadi strategi efektif dalam mendorong transformasi pertanian berbasis komunitas dan pemberdayaan perempuan di pedesaan.
Pemanfaatan Teknologi Solar System dan Eduwisata Kolam Nila Larasati sebagai Strategi Peningkatan Ekonomi Pokdakan Rejoayu Argorejo Bantul Okimustava; Moh. Toifur; Dian Artha Kusumaningtyas; R. Oktova; Yahya Hanafi; Hadi Sasongko; Bambang Sudarsono; Eko Susanto
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3045

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi solar system serta pengembangan eduwisata kolam nila larasati di Pokdakan Rejoayu, Argorejo, Sedayu, Bantul. Permasalahan mitra meliputi keterbatasan penerangan kolam pada malam hari, belum optimalnya pemanfaatan energi ramah lingkungan, dan belum berkembangnya potensi kolam sebagai destinasi edukatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan teknis, instalasi lampu tenaga surya, dan pendampingan pengelolaan eduwisata. Evaluasi terhadap 25 responden menggunakan angket skala Likert menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan (42,7%), keterampilan (41,6%), dan persepsi ekonomi (36,1%), dengan nilai N-Gain 0,63 kategori sedang–tinggi. Sebanyak 88% responden menyatakan program meningkatkan kapasitas teknis dan membuka peluang ekonomi baru. Integrasi energi terbarukan dan eduwisata berbasis komunitas terbukti mendukung keberlanjutan budidaya serta penguatan ekonomi lokal.
Beyond Technocratic Competence: A Psychometric Validation of a Values-Embedded Teacher Assessment Model in Indonesian Islamic Schools Hindun Chotijah; Suparman; Dian Artha Kusumaningtyas
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 22 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/gp361250

Abstract

Purpose – Teacher competency assessments often emphasize technical performance and administrative compliance while paying limited attention to ethical and religious value frameworks that shape professional identity in faith-based schools. In Muhammadiyah education, Al Islam and Kemuhammadiyahan (AIK), integrating Islamic teachings and institutional values, guides teachers’ professional conduct and educational practice. However, these values have rarely been operationalized within empirically validated teacher competency frameworks. This study develops and validates a teacher competency assessment model integrating AIK values into professional standards for Muhammadiyah elementary school teachers. Design/methods/approach – This research employs a research and development framework with a sequential mixed methods design, combining qualitative exploration, expert validation, and quantitative testing involving 343 teachers. AIK values were translated into observable behavioral indicators across four competency domains: pedagogical, professional, social, and personality. Psychometric evaluation assessed content validity, internal consistency reliability, and construct validity using factor-based model testing. Findings – The final instrument comprises 30 items representing the four competency domains integrated with AIK values. Results demonstrate strong content validity and high reliability, with composite reliability ranging from 0,787 to 0,893. Construct validation shows acceptable model fit (RMSEA = 0,074; SRMR = 0,073), supporting the structural coherence of the AIK integrated competency model. Research implications/limitations – This study offers an empirically grounded framework linking Islamic educational values with psychometric assessment, although broader cross-regional validation is recommended. Originality/value – This research bridges Islamic educational philosophy with contemporary psychometric practice and provides a model for value-embedded competency assessment applicable to other faith-based or culturally specific educational contexts.