Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Risiko HIRARC pada Proyek Pembangunan Jalan di PT X Fidya Rahmadani; Rr. Vita Nurlatif; Dewi Nugraheni; Restu Mastuti
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2025): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v1i2.112

Abstract

HIRARC adalah metode manajemen risiko dengan cara mengidentifikasi potensi bahaya, menilai risikonya, dan mengendalikannya. Proyek pembangunan jalan di PT X terdiri dari berbagai jenis pekerjaan, yang masing-masing memiliki potensi bahaya dan risiko keselamatan kerja yang perlu diidentifikasi serta dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya, melakukan penilaian risiko, dan mengendalikan bahaya pada proyek konstruksi jalan. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, telaah dokumen, dan wawancara mendalam. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang, terdiri dari 3 informan utama dan 3 informan pendukung. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa terdapat 4 jenis kegiatan kerja dalam penelitian ini. Identifikasi bahaya dilakukan menggunakan metode HIRARC, yang menghasilkan temuan bahwa jenis dan sumber bahaya pada setiap kegiatan kerja bervariasi sesuai dengan karakteristik masing-masing pekerjaan. Penilaian risiko dilakukan dengan menggunakan kriteria penilaian tingkat keparahan (severity) dan kemungkinan (likelihood), di mana kedua parameter tersebut diukur dan dikombinasikan untuk menentukan tingkat risiko secara kuantitatif. Selanjutnya, langkah-langkah pengendalian risiko disusun berdasarkan prinsip hierarki pengendalian untuk meminimalkan potensi bahaya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa setiap jenis pekerjaan memiliki karakteristik bahaya dan tingkat risiko yang berbeda, serta hasil penilaian risiko menunjukkan bahwa tingkat risiko dapat diturunkan dari kategori ekstrem dan tinggi menjadi risiko sedang dan rendah.