Latar Belakang: Meningkatnya kebutuhan energi terbarukan pada sektor industri menegaskan pentingnya perancangan sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang efisien dan sesuai dengan karakteristik beban. Sistem PLTS terhubung jaringan (on-grid) harus dioptimalkan secara cermat untuk menjamin perolehan energi yang tinggi, kinerja yang andal, serta kepatuhan terhadap batasan operasional, seperti kebijakan zero export, khususnya pada aplikasi gudang industri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi dan optimasi kinerja sistem PLTS on-grid dengan kapasitas terpasang total sebesar 265,29 kWp yang berlokasi di sebuah gudang industri di Sidoarjo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan simulasi sistem dengan memanfaatkan perangkat lunak PVsyst. Dua konfigurasi kapasitas sistem, yaitu 144,3 kWp dan 120,99 kWp, dianalisis pada dua variasi orientasi azimut, yakni −98° dan 80°. Evaluasi kinerja setiap konfigurasi dilakukan berdasarkan parameter produksi energi tahunan, performance ratio (PR), serta kesesuaian terhadap batasan operasional sistem. Hasil: Hasil simulasi menunjukkan bahwa konfigurasi sistem dengan kapasitas 144,3 kWp dan orientasi azimut 80° menghasilkan produksi energi tahunan tertinggi sebesar 237 MWh dengan nilai PR sebesar 82,7%. Sementara itu, konfigurasi 120,99 kWp dengan orientasi yang sama menghasilkan energi sebesar 198 MWh per tahun dengan nilai PR sebesar 82,3%. Temuan ini menunjukkan bahwa orientasi modul surya dan konfigurasi kapasitas sistem berpengaruh signifikan terhadap efisiensi dan kinerja keseluruhan sistem PLTS on-grid. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja optimal PLTS on-grid pada sektor industri dapat dicapai melalui pemilihan kapasitas sistem dan orientasi azimut yang tepat, sesuai dengan kebutuhan beban dan kondisi lokasi. Analisis komparatif terhadap produksi energi dan performance ratio dapat dijadikan dasar yang efektif dalam perancangan sistem PLTS yang lebih efisien dan adaptif untuk aplikasi industri. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan dan optimasi desain PLTS on-grid pada lingkungan industri yang sejenis.