Safira, Herninda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

URGENSI LITERASI DIGITAL BAGI MEDIA DAN MASYARAKAT DALAM MENCEGAH HOAKS (Pendekatan Preventif dan Edukatif dalam Konteks Hukum Media) Safira, Herninda
INTERCODE Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v5i2.3701

Abstract

Penyebaran berita bohong atau hoaks kini menjadi ancaman besar bagi ketenangan masyarakat dan menjamin demokrasi di era digital. Penelitian ini ingin mengetahui seberapa penting peran literasi digital sebagai langkah pencegahan penyebaran hoaks, dengan meninjau dari sisi hukum media. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif, menggunakan analisis hukum dan studi kasus tentang penyebaran hoaks di Indonesia pada tahun 2020-2024. Data dikumpulkan dari berbagai literatur, wawancara dengan para ahli media, serta teaah aturan yang berlaku. Hasil penelitian menampilkan bahwa kurangnya kemampuan masyarakat dalam memilah informasi digital adalah penyebab utama maraknya hoaks, di mana 68% warga Indonesia belum mampu memeriksa kebenaran yang mereka terima. Aturan hukum seperti UU ITE dan Permenkominfo ternyata belum cukup efektif tanpa adanya edukasi literasi digital yang luas. Program literasi digital terbukti lebih ampuh mencegah hoaks dibandingkan hanya mendukung penegakan hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara aturan hukum, pendidikan literasi digital, dan peran aktif media sangat penting untuk menciptakan informasi lingkungan yang sehat dan bertanggung jawab.