Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengaruh Kepemimpinan Partner, Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Auditor Di Kantor Akuntan Publik Efrinal & Setiyawan Setiyawan, Budi; s, Paidi W.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3157

Abstract

Profesi auditor memiliki peran penting dalam menjaga akuntabilitas laporan keuangan melalui audit yang independen dan berkualitas. Namun, dalam praktiknya, auditor sering menghadapi tekanan kerja tinggi, tenggat waktu ketat, serta ketidakkonsistenan sistem penghargaan yang berpotensi menurunkan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan partner, motivasi kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja auditor di Kantor Akuntan Publik Efrinal & Setiyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan populasi sebanyak 60 auditor yang dijadikan sebagai sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan partner (sig. 0,000 < 0,05), motivasi kerja (sig. 0,000 < 0,05), dan disiplin kerja (sig. 0,000 < 0,05) berpengaruh signifikan terhadap kinerja auditor. Uji simultan (Fhitung = 180,431; sig. 0,000) memperlihatkan bahwa ketiga variabel secara bersama-sama memberikan pengaruh positif terhadap kinerja. Variabel kepemimpinan partner memiliki pengaruh paling dominan dengan koefisien regresi sebesar 0,613. Hasil ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang efektif, sistem penghargaan yang konsisten, dan kedisiplinan tinggi merupakan faktor kunci peningkatan kinerja auditor. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas objek kajian pada KAP di berbagai wilayah dan menambahkan variabel mediasi seperti komitmen organisasi atau lingkungan kerja, agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai determinan kinerja auditor di sektor jasa profesional.