Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use dan Place terhadap Kepercayaan dan Pendapatan pada Digital Marketing UMKM Tujuh Saudara di Palembang Anggraeni, Jamaliah; Hikmah, Marifatul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), dan Place terhadap Trust serta dampaknya terhadap Pendapatan UMKM Tujuh Saudara di Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yang diolah melalui aplikasi SmartPLS. Data penelitian dikumpulkan dari 50 responden melalui kuesioner berskala Likert, yang dirancang untuk mengukur persepsi dan pengalaman konsumen terhadap penggunaan teknologi serta strategi distribusi UMKM tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara langsung, hanya variabel Place yang memiliki pengaruh signifikan terhadap Trust, sedangkan Perceived Usefulness dan Perceived Ease of Use tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa aspek lokasi dan strategi distribusi masih menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan pelanggan pada konteks UMKM lokal. Selain itu, ditemukan bahwa Trust memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap Pendapatan, menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan konsumen menjadi penentu penting dalam keberhasilan penjualan dan kinerja keuangan UMKM. Dalam pengujian efek mediasi, Place terbukti berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan melalui Trust, sementara Perceived Usefulness dan Perceived Ease of Use tidak menunjukkan efek mediasi yang berarti. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa strategi distribusi (Place) merupakan faktor dominan dalam membangun kepercayaan dan meningkatkan pendapatan. Sementara itu, aspek manfaat dan kemudahan penggunaan teknologi perlu diperkuat melalui pelatihan dan inovasi digital agar mampu memberikan dampak yang lebih besar terhadap peningkatan kinerja UMKM di masa mendatang.
KONSTRUKSI MAKNA HEALTHY LIFESTYLE PADA KOMUNITAS INDORUNNERS SURABAYA hikmah, marifatul
The Commercium Vol. 4 No. 1 (2021): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v4i1.40667

Abstract

Kegiatan interaksi yang dilakukan oleh individu pada dasarnya merupakan hasil dari interpretasi atas simbol yang diberikan oleh individu lainnya. Konsep tersebut menjadi dasar dari pengkajian teori interaksi simbolik. Dalam penelitian ini akan dilakukan analisis teori interaksi simbolik terhadap anggota komunitas IndorunnersSurabaya. Melalui analisis tersebut akan diketahui konsep mind, self, dan societydalam komunitas IndorunnersSurabaya yang nantinya akan dikerucutkan ke dalam pembahasan healthy lifestylemenurut para anggota. Penelitian yang dilakukan berjenis kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara dan content analysis sebagai teknik pengumpulan data. Subjek yang digunakan sebanyak tujuh orang yang tergabung dalam komunitas IndorunnersSurabaya. Penganalisisan data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri atas tahap reduksi data, penyajian data, serta penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan dalam komunitas IndorunnersSurabaya terdapat dua simbol yang dimaknai, yaitu olahraga lari dan arti komunitas. Hasil dari kegiatan interpretasi tersebut terwujud dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan yaitu berupa kegiatan runningdan nonrunning(bakti sosial dan diskusi). Dalam interaksi yang dilakukan, muncul makna healthy lifestyledi antara para anggota, di mana sebuah aktivitas yang bertujuan untuk mencapai sebuah kesehatan, baik itu kesehatan fisik, mental, maupun sosial. Bentuk-bentuk aktivitas yang dimaksud di antaranya olahraga secara teratur, makan makanan bergizi, tidur cukup, cukup minum air, menjauhi rokok dan alkohol, senantiasa berpikit positif, serta menjaga hubungan baik dengan individu lainnya.