Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kadar Chemical Oxigen Demand (COD) pada Sampel Air Limbah Domestik dengan Spektrofotometer UV-Vis Aryana, Hera
JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan Vol 3 No 2 (2025): JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/jssit.v3i2.123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kadar Chemical Oxygen Demand (COD) pada air limbah domestik dengan metode spektrofotometeri Uv-Vis. Limbah domestik diketahui memiliki kandungan zat organik yang cukup tinggi dan berisiko mencemari lingkungan jika tidak melalui proses pengolahan yang tepat. Prosedur analisis mengacu pada SNI 6989.2:2019 dengan penggunaan digestion solution dan asam sulfat sebagai reagen oksidasi, serta pengukuran absorbansi pada panjang gelombang tertentu. Hasil pengujian sampel menunjukkan kadar COD berada dalam rentang 82,2 hingga 87,7 mg/L, yang masih tergolong di bawah batas maksimum sesuai dengan baku mutu yang dijelaskan dalam Peraturan Menteri LHK No.P.68/MENLHK/SETJEN/KUM/18/2016 yaitu sebesar 100 mg/L. Hasil ini menjelaskan jika air limbah tersebut masih dalam kategori aman untuk dibuang ke lingkungan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemantauan rutin terhadap air limbah domestik guna menjaga kualitas perairan dan mencegah pencemaran lingkungan yang lebih luas. Selain itu, metode spektrofotometri UV-Vis terbukti efektif dalam mengukur kadar COD pada sampel air limbah.
Analisis Kadar Chemical Oxigen Demand (COD) pada Sampel Air Limbah Domestik dengan Spektrofotometer UV-Vis Aryana, Hera
JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan Vol 3 No 2 (2025): JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/jssit.v3i2.123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kadar Chemical Oxygen Demand (COD) pada air limbah domestik dengan metode spektrofotometeri Uv-Vis. Limbah domestik diketahui memiliki kandungan zat organik yang cukup tinggi dan berisiko mencemari lingkungan jika tidak melalui proses pengolahan yang tepat. Prosedur analisis mengacu pada SNI 6989.2:2019 dengan penggunaan digestion solution dan asam sulfat sebagai reagen oksidasi, serta pengukuran absorbansi pada panjang gelombang tertentu. Hasil pengujian sampel menunjukkan kadar COD berada dalam rentang 82,2 hingga 87,7 mg/L, yang masih tergolong di bawah batas maksimum sesuai dengan baku mutu yang dijelaskan dalam Peraturan Menteri LHK No.P.68/MENLHK/SETJEN/KUM/18/2016 yaitu sebesar 100 mg/L. Hasil ini menjelaskan jika air limbah tersebut masih dalam kategori aman untuk dibuang ke lingkungan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemantauan rutin terhadap air limbah domestik guna menjaga kualitas perairan dan mencegah pencemaran lingkungan yang lebih luas. Selain itu, metode spektrofotometri UV-Vis terbukti efektif dalam mengukur kadar COD pada sampel air limbah.
Analisis Kadar COD (Chemical Oxigen Demand) pada Sampel Air Limbah Domestik dengan Spektrofotometer UV-Vis Aryana, Hera
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan aktivitas domestik di kawasan pemukiman dan perkotaan berpotensi menimbulkan pencemaran air akibat pembuangan limbah yang mengandung bahan organik tinggi. Salah satu parameter penting untuk menilai tingkat pencemaran tersebut adalah Chemical Oxygen Demand (COD), yang menunjukkan jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi zat organik dalam air limbah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar COD pada sampel air limbah domestik menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis berdasarkan standar SNI 6989.2:2019. Proses analisis dilakukan melalui tahap oksidasi menggunakan digestion solution dan asam sulfat, dilanjutkan dengan pengukuran absorbansi pada panjang gelombang tertentu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kadar COD pada tiga sampel air limbah berkisar antara 82,2–87,7 mg/L. Nilai ini masih berada di bawah ambang batas baku mutu yang ditetapkan dalam Permen LHK No. P.68/MENLHK/SETJEN/KUM.1/8/2016 sebesar 100 mg/L. Temuan tersebut menunjukkan bahwa air limbah domestik yang dianalisis masih berada dalam kategori aman untuk dibuang ke lingkungan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemantauan rutin terhadap limbah domestik guna menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.